Breaking News:

dr. Hervi Wiranti, Sp.OG Paparkan Gejala Kista Ovarium, Salah Satunya Nyeri saat Berhubungan Seksual

Selain nyeri saat berhubungan, dr. Hervi Wiranti, Sp.OG memaparkan beberapa hal sebagai berikut

Pixabay
Ilustrasi pemeriksaan panggul untuk deteksi kista ovarium 

TRIBUNHEALTH.COM - Nyeri saat berhubungan seksual bisa menjadi tanda kista ovarium.

Penjelasan itu disampaikan oleh Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi, dr. Hervi Wiranti, Sp.OG ketika menjadi narasumber dalam program Ayo Sehat Kompas TV.

Namun, nyeri saat berhubungan seksual tak menjadi gejala tunggal kista ovarium.

Masih ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan.

Selain itu, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk melakukan diagnosis.

dr. Hervi Wiranti, Sp.OG memaparkan, sebagian besar kista ovarium sebenarnya tak menimbulkan gejala.

Baca juga: dr. Hervi Wiranti, Sp.OG Paparkan 2 Jenis Kista Ovarium, Ada yang Terkait dengan Hormonal

Baca juga: Kanker Ovarium Sering Terjadi Pada Wanita Pasca Menopause, Begini Ulasan dr. Hervi Wiranti

ilustrasi kista ovarium
ilustrasi kista ovarium (kompas.com)

Gejala baru mulai timbul sebagai akibat pembesaran kista.

"Dia mulai menimbulkan gejala apabila sudah terjadi pembesaran kita, terus juga komplikasi dan juga ada gangguan dari hormonalnya. Dia akan menimbulkan gejala," jelasnya, dikutip TribunHealth.com.

Lama kelamaan kista akan menekan organ-organ dalam rongga perut.

Akibatnya akan terasa nyeri yang sangat hebat.

"Jadi dia akan menekan organ pencernaan, organ buang air besar, organ buang air kecil, sehingga menimbulkan gangguan pada organ tersebut."

Selain saat berhubungan, nyeri juga bisa terasa ketika menstruasi.

"Kemudian juga nyeri yang sangat hebat. Nyeri ini bisa saat menstruasi, nyeri di panggul, bisa juga nyeri saat berhubungan," paparnya.

Baca juga: Benarkah Perut Kembung Menjadi Salah Satu Gejala dari Kanker Ovarium?

Baca juga: Sesama Penyintas, Selebritas Dinda Kirana Berpesan Perempuan Tak Perlu Takut Cek Kista Ovarium

ilustrasi masalah ovarium
ilustrasi masalah ovarium (kompas.com)

Ovarium sendiri merupakan organ reproduksi perempuan yang terletak di sisi kanan dan kiri rahim.

Sementara kista merupakan kantong berisi cairan yang tumbuh, baik di ovarium maupun di permukaannya.

"Untuk pembesarannya sendiri, kista ini apabila tidak diobati atau tidak diterapi itu bisa membesar sehingga mengisi semua rongga perut atau rongga abdomen dari si pasien."

dr. Hervi Wiranti, Sp.OG menyebut bahkan kista bisa sebesar 20-25 kilogram.

"Penampakannya seperti wanita yang hamil besar. Karena kistanya mengisi semua organ abdomen pada wanita," pungkasnya.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved