Breaking News:

Takut Gemuk Berlebihan, Penderita Anoreksia Berisiko Terkena Komplikasi Penyakit karena Kurang Makan

Masalah utama yang dihadapi penderita anoreksia adalah malnutrisi, karena jumlah makanan yang dikonsumsi tak cukup

pixabay.com
ILUSTRASI - Apakah orang sehat masih memerlukan diet? 

TRIBUNHEALTH.COM - Anoreksia merupakan salah satu kondisi kesehatan mental serius yang berkaitan dengan gangguan makan.

Orang yang mengalami anoreksia berusaha menjaga berat badan mereka serendah mungkin.

Berbagai macam cara akan mereka tempuh, mulai dari makan sesedikit mungkin, olahraga sebanyak mungkin, atau kombinasi keduanya.

Mereka kerap kali memiliki pandangan terhadap tubuh yang terdistorsi.

Penderita anoreksia menganggap mereka gemuk, meski pada kenyataannya dalam kondisi kekurangan berat badan, sebagaimana diberitakan TribunHealth.com dari laman resmi NHS Inggris, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Mengenal Bulimia, Gangguan Memuntahkan Makanan karena Ingin Bentuk Tubuh yang Ideal

Baca juga: Ahli Gizi: Selama Pandemi Pola Makan Harus Seimbang dengan Pola Aktivitas Fisik Agar Tetap Bugar

Ilustrasi - diet agar tubuh menjadi langsing
Ilustrasi - diet agar tubuh menjadi langsing (pixabay.com)

Kondisi ini pada akhirnya membuat mereka kesakitan karena harus kelaparan.

Anoreksia bisa dialami siapa saja, baik pria dan wanita di berbagai usia.

Namun, kasus pada wanita muda lebih sering terjadi.

Biasanya mereka mulai mengalami masalah ini pada pertengahan masa remaja.

Gejala:

  • Berusia di bawah 18 tahun dan memiliki berat badan lebih rendah dari seharusnya.
  • Pada orang dewasa, dewasa, memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang sangat rendah
  • Melewatkan makan, makan sangat sedikit atau menghindari makan makanan apa pun yang dianggap bisa membuat gemuk
  • Menganggap badan gemuk, bahkan saat kekurangan berat badan
  • Minum obat untuk mengurangi rasa lapar Anda (penekan nafsu makan)
  • Menstruasi berhenti (pada wanita yang belum mencapai menopause) atau tidak mulai (pada wanita dan anak perempuan yang lebih muda)
  • Masalah fisik, seperti merasa pusing atau pusing, rambut rontok atau kulit kering
ilustrasi penderita anoreksia
ilustrasi penderita anoreksia (travel.tribunnews.com)

Baca juga: Dokter Benarkan Pandemi Covid-19 Picu Kecemasan Berlebih, Bisa Jadi Gangguan Mental?

Baca juga: Tubuh Akan Jadi Gemuk Ketika Berhenti Merokok, Mitos atau Fakta Dok?

Beberapa orang dengan anoreksia menggunakan obat-obatan untuk membantu mereka buang air besar (pencahar) atau membuat mereka buang air kecil (diuretik) untuk mencoba menghentikan kenaikan berat badan dari makanan apa pun yang mereka makan.

Kondisi ini tentu mencipatakan risiko masalah kesehatan.

Anoreksia jangka panjang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang parah terkait dengan tidak mendapatkan nutrisi yang tepat (malnutrisi).

Kondisi ini biasanya bisa membaik jika kebiasaan makan sudah menjadi normal.

Baca juga: Selama Pandemi Kita Dituntut Cerdas Dalam Pemilihan Makanan yang Bergizi, Begini Tips Ahli Gizi

Baca juga: Alasan Ahli Gizi Menganjurkan Mencuci Daging yang Akan Dimasukkan ke Dalam Kulkas?

Selain malnutrisi, beberapa masalah berikut juga mungkin terjadi.

  • Masalah dengan otot dan tulang – termasuk merasa lelah dan lemah,
    osteoporosis, dan masalah dengan perkembangan fisik pada anak-anak dan dewasa muda
  • Masalah kesuburan
  • Kehilangan gairah seks
  • Masalah dengan jantung dan pembuluh darah – termasuk sirkulasi yang buruk, detak jantung tidak teratur, tekanan darah rendah, penyakit katup jantung, gagal jantung, dan pembengkakan di kaki, tangan atau wajah (edema)
  • Masalah dengan otak dan saraf – termasuk kejang (kejang), dan kesulitan dengan konsentrasi dan memori
  • Masalah ginjal atau usus
  • Memiliki sistem kekebalan yang lemah atau anemia
  • Anoreksia tergolong gangguan yang bisa membayakan hidup.

Ini adalah salah satu penyebab utama kematian terkait dengan masalah kesehatan mental.

Kematian akibat anoreksia mungkin karena komplikasi fisik atau bunuh diri.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved