Breaking News:

Dokter: Wanita yang Menikah di Usia Sangat Muda Memiliki Risiko Lebih Besar Terkena Kanker Payudara

Secara umum, semua wanita sebenarnya memiliki risiko terkena kanker payudara. Namun kita bisa menekan faktor tersebut dengan mengubah gaya hidup.

aceh.tribunnews.com
Ilustrasi penyakit kanker payudara yang dialami sebagian wanita 

TRIBUNHEALTH.COM - Perlu diingat bahwa kanker payudara merupakan kanker nomer satu tertinggi di Indonesia bagi kaum perempuan.

Mengingat juga jumlah wanita di Indonesia lebih banyak dibanding negara lainnya.

Kita ketahui ada faktor risiko yang dapat diubah dan tidak dapat diubah.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Konsultan Hematologi Onkologi Medik, Prof. Aru Wisaksono, Sp.PD-KHOM dalam tayangan YouTube KOMPASTV program BINCANG KITA.

Artinya kita bisa mencegahnya untuk menekan angka kanker payudara dengan mengubah faktor-faktor yang dapat diubah.

Baca juga: Kanker Payudara Menjadi Kanker Nomer 1 di Indonesia Bagi Wanita, Dokter: Penting Ketahui Tipenya

Penyakit kanker bisa dipengaruhi oleh faktor genetik.

Namun istilah genetiknya yang berbeda.

Ilustrasi antisipasi kanker payudara dengan teknik sadari
Ilustrasi antisipasi kanker payudara dengan teknik sadari (jateng.tribunnews.com)

Prof. Aru mengatakan jika penyakit kanker benar merupakan penyakit genetik.

Tetapi bukan genetik dalam artian diturunkan.

Karena pada kanker yang rusak adalah gen dari sel tertentu sehingga menjadi kanker.

Namun bukan berarti diturunkan.

Prof. Aru tegaskan jika yang diturunkan tidak banyak.

Ada hal-hal yang bisa diubah misalnya mereka hamil pada usia yang muda.

Hal ini bisa kita ubah.

Dengan memasang angka usia perkawinan pada wanita yang saat ini ditetapkan oleh pemerintah sudah bagus.

Mereka yang menikah pada usia muda sekali memiliki risiko lebih besar terkena kanker payudara.

Inilah faktor risiko yang bisa diubah.

Kita bisa menata, mencegah, dan membuat hal ini terjadi.

Baca juga: Menjaga Daya Tahan Tubuh Agar Tetap Bisa Beraktivitas saat Pandemi, Ahli Gizi: Meningkatkan Protein

Inilah yang bisa disebut sebagai faktor lingkungan, gaya hidup. kebiasaan, dan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan.

Secara umum, semua wanita sebenarnya memiliki risiko terkena kanker payudara.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved