Breaking News:

Dokter Jelaskan Cara Pantau Kesehatan Selama Isoman, Bisa Dilakukan Mandiri

dr. Robert Sinto mengatakan tak masalah tak menemui dokter selama isoman, kuncinya melakukan hal ini

Tribunnews/Herudin
ILUSTRASI Isolasi Mandiri - Relawan tim crisis center Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa menyiapkan perlengkapan yang akan digunakan untuk memberikan pelayanan konsultasi kesehatan dan vitamin ke rumah warga yang melakukan isolasi mandiri, di Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (16/7/2021). LKC Dompet Dhuafa juga membuka dapur umum yang menyiapkan 200 paket makanan gratis disiapkan setiap harinya untuk makan siang dan malam bagi warga yang melakukan isolasi mandiri. 

TRIBUNHEALTH.COM - Pasien Covid-19 dengan gejala ringan dan tidak bergejala disarankan untuk melakukan isolasi mandiri.

Pasalnya tingkat keterisian rumah sakit semakin tinggi.

Namun perlukah ke dokter sebelum menjalani isolasi mandiri?

Terkait hal ini, Dokter Spesialis Penyakit dalam, dr. Robert Sinto memberi penjelasan.

dr. Robert menyebut, baik jika memang bisa pergi ke fasilitas kesehatan untuk menemui dokter.

"Tapi kalau tidak pun kita bisa menilai diri kita sendiri," jelasnya dikutip TribunHealth.com dari tayangan Ayo Sehat Kompas TV edisi Senin (26/7/2021).

Baca juga: Kriteria Pasien Covid-19 yang Boleh Melakukan Isolasi Mandiri Menurut Dokter

Baca juga: Tiga Tips yang Perlu Diketahui saat Melakukan Isolasi Mandiri, Prof. Tjandra: Pasien Harus Patuh

ilustasi isolasi mandiri
ilustasi isolasi mandiri (kompas.com)

Terkait hal ini, ada beberapa hal yang bisa dijadikan acuan.

Pertama adalah tingkat saturasi oksigen dalam darah.

Untu mengukurnya diperlukan alat yang bernama pulse oximeter.

"Jadi ditaruh di jari nanti kita bisa ukur angkanya," paparnya.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved