Breaking News:

Ketahui, Dokter Jelaskan Perbedaan Gejala Virus Covid-19 dengan Virus lain

Berikut ini simak penjelasan dokter mengenai perbedaan gejala virus Covid-19 dengan virus lain

Penulis: Ranum Kumala Dewi | Editor: Melia Istighfaroh
Pixabay.com
Ilustrasi covid-19 yang mengintai manusia 

TRIBUNHEALTH.COM - SARS-CoV-2 adalah virus corona yang mengakibatkan infeksi pernapasan Covid-19.

Virus ini memiliki beberapa gejala khas yang membedakan virus ini dengan virus lainnya. Seperti virus influenza misalnya.

Ciri khas yang utama dari SARS-CoV-2 ini adalah perbedaan pada masa inkubasinya.

Dokter Edward Pandu Wiriansya, Sp.P(K) menyebut, SARS-CoV-2 memiliki masa inkubasi yang lebih panjang.

Baca juga: Kehilangan Indra Penciuman tapi Tak Alami Demam dan Batuk, Apa yang Perlu Dilakukan Dok?

Yaitu berkisar 14 hari hingga 28 hari.

Karena masa inkubasi inilah, yang menyebabkan masa isolasi dianjurkan untuk 14 hari.

Pasalnya, telah diyakini bahwa salah satu dari sifat virus ini adalah Self-Limiting Disease.

Ilustrasi - Virus Corona
Ilustrasi - Virus Corona (sciencefocus.com)

Baca juga: Benarkah Invermectin Efektif Sebagai Obat Terapi COVID-19? Begini Kata Ketua Perhimpunan Dokter Paru

Artinya virus ini akan mati dengan sendirinya tanpa melalui penanganan terapi.

"Jadi tanpa pemberhenti virus, virus ini akan mati sendiri, dengan amsa umur 14 hingga 28 hari" ujarnya dikutip TribunHealth.com dari tayangan YouTube Tribun Timur.

Selanjutnya, Edward menyebut, virus ini menjadi lebih menginfeksi atau infeksius karena partikelnya yang sangat kecil.

Selain itu, penyebaran virus ini juga dianggap lebih mudah dan cepat daripada penyebaran virus lainnya.

2 dari 2 halaman

Penyebaran ini bisa terjadi melalui udara atau permukaan suatu benda.

Baca juga: Banyak Faktor yang Dapat Menyebabkan Radang Tenggorokkan, Dokter: Bisa Virus, Bakteri, dan Lain-lain

"Misalnya virus itu menempel di meja, lalu meja itu kita pegang, lalu tangan kita memegang wajah," terang edward.

Kondisi ini bisa menyebabkan seseorang terinfeksi Covid-19.

Ilustrasi seorang gadis terkena covid-19
Ilustrasi seorang gadis terkena covid-19 (Pixabay.com)

Tidak hanya itu, ciri lain dari Covid-19 yang dianggap mengerikan adalah virus ini menyebabkan lonjakan sitokin.

Sitokin merupakan salah satu mediator imun.

Bila sitokin mengalami perlonjakan, maka akan terjadi kekacauan di dalam tubuh.

Sehingga mengakibatkan paru-paru menjadi bengkak karena tidak ada pertukaran gas.

Baca juga: Dokter Jelaskan Pengobatan Penyakit Jantung sesuai Metode Ibnu Sina, Tak Hanya Manfaatkan Teknologi

Baca juga: Simak, Dokter Jelaskan Proses Perjalanan Penyakit Paru-paru akibat Gangguan Sistem Pertahanan Tubuh

Penjelasan dr. Edward Pandu Wiriansya, Sp.P(K) dikutip dari tayangan YouTube Tribun Timur, dalam program Ngobrol Sehat, 20 September 2020.

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

 

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.compenjelasan doktervirus coronaCovid-19pernapasandr. Edward Pandu Wiriansya Sp.P(K)
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved