Breaking News:

Benarkah Invermectin Efektif Sebagai Obat Terapi COVID-19? Begini Kata Ketua Perhimpunan Dokter Paru

Ketua POKJA Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr. Erlina Burhan mengatakan jika invermectin memang sudah banyak dilakukan penelitian.

tribunnews.com
Ilustrasi obat invermectin 

TRIBUNHEALTH.COM - Juru bicara SATGAS Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito menegaskan sebagai tindak lanjut untuk memastikan khasiat dan keamanan penggunaan invermectin dalam pengobatan COVID-19, maka Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI akan segera melakukan studi lanjutan dengan melibatkan beberapa rumah sakit.

Sebagaimana yang disampaikan oleh BPOM, bahwa kehati-hatian sangat diutamakan dalam menggunakan obat invermectin dan harus dibawah rekomendasi berdasarkan observasi indikasi tertentu oleh dokter.

Sementara itu dikutip dari situs resmi, WHO menyatakan jika invermectin adalah salah satu obat yang direkomendasikan.

Baca juga: Mengapa Wanita Kerap Mengalami Keputihan, Dok?

Baca juga: Dokter Ortopedi Jelaskan Cara Pengobatan Radang Sendi, Harus Dilihat Dulu Penyebab Pastinya

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Juru bicara SATGAS Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito dan Ketua POKJA Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr. Erlina Burhan dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Sapa Indonesia Akhir Pekan edisi 27 Juni 2021 terkait polemik invermectin sebagai obat terapi COVID-19.

Namun hanya digunakan untuk mengobati pasien COVID-19 dalam uji klinis.

Ilustrasi Covid-19 Varian Delta
Ilustrasi Covid-19 Varian Delta (Shutterstock/angellodeco)

Ketua POKJA Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr. Erlina Burhan mengatakan jika invermectin memang sudah banyak dilakukan penelitian.

Sebagian mengatakan ada manfaat dan sebagian mengatakan tidak ada manfaat.

Oleh sebab itu dr. Erlina mengerti mengapa WHO mengatakan jika tidak merekomendasikannya kecuali untuk uji klinis.

Karena hasil dari berbagai penelitian tidak konsisten.

Saat ini masih banyak penelitian yang berlangsung.

dr. Erlina menghimbau untuk kita semua menunggu hasilnya.

Baca juga: Waspada, Identifikasi Sariawan yang Muncul, Bisa Jadi Tanda Infeksi Herpes

Baca juga: Sederet Masalah Gigi dan Mulut yang Kerap Terjadi, Mulai dari Kerusakan Gusi hingga Kanker

Di Indonesia juga akan dimulai penelitian uji klinis invermectin.

Upaya penelitian obat pasien COVID-19 masih terus dilakukan.

Mengingat tingginya kasus pasien positif COVID-19 maka diperlukan obat yang tidak hanya berkhasiat.

Namun juga aman digunakan oleh masyarakat.

Penjelasan Juru bicara SATGAS Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito dan Ketua POKJA Infeksi Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, dr. Erlina Burhan dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program Sapa Indonesia Akhir Pekan edisi 27 Juni 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

 
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved