Breaking News:

Dokter Sebut Pengobatan Kemoterapi Penderita Kanker Dapat Sebabkan Rambut Rontok dan Kulit Menghitam

Seringkali pengobatan kanker identik dengan kemoterapi maupun operasi. Efek samping pengobatan kemoterapi dapat menyebabkan rambut rontok.

biz.kompas.com
Ilustrasi pengobatan kanker dengan minimal Invasif Vs Kemoterapi Sistemik 

TRIBUNHEALTH.COM - Seringkali pengobatan kanker identik dengan kemoterapi maupun operasi.

Efek samping pengobatan kemoterapi dan operasi sudah umum diketahui.

Seperti terjadinya rambut rontok dan kulit menghitam jika melakukan pengobatan kemoterapi.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Klinik Utama dan Laboratorium CMI, dr. Haidar Zain dan dr. G. Iranita Dyantika R. dalam tayangan YouTube KOMPASTV program BINCANG KITA, dokter jelaskan efek samping kemoterapi dan operasi dalam pengobatan penyakit samping.

Baca juga: Dokter Sebut Pengobatan Penyakit Kanker dengan Metode Ibnu Sina Memiliki Efek Samping yang Minimal

Hal ini dikarenakan selain menyerang sel kanker, kemoterapi juga menyerang sel tubuh yang normal.

Sedangkan pada pelaksanaan operasi dilakukan pemotongan sel kanker.

Namun hasil operasi belum diketahui apakah sel kanker ikut terangkat atau tidak.

Ilustrasi operasi pengangkatan sel kanker
Ilustrasi operasi pengangkatan sel kanker (jabar.tribunnews.com)

Maka sering sekali pasien yang melakukan operasi kanker masih bisa terjangkit kanker kembali.

Seperti jika terjadi kanker pada payudara sebelah kiri, bisa juga terjadi kanker di sebelah kanan.

Biasanya jika terjadi kanker payudara, maka payudara akan diangkat.

Sedangkan pada kanker darah, menurut dokter belum ada operasinya.

Biasanya bisa menggunakan kemoterapi.

Sedangkan pengobatan menggunakan metode Ibnu Sina akan dicari inti sel yang mengalami perubahan.

Biasanya pada metode Ibnu Sina tim farmasi akan melakukan perhitungan untuk mencari inti sel yang mengalami kerusakkan.

Baca juga: Begini Awal Mula Pertumbuhan Sel Kanker, Dokter: Bermula Dalam Darah dengan Proses Lama

Inti sel tersebutlah yang akan menjadi sasaran pengobatan.

Secara medis modern, pengobatan kanker yang umum dilakukan adalah kemoterapi dan operasi.

Dimana mengandalkan teknologi.

Walaupun sebenarnya ada ilmu-ilmu lain yang terlupakan dan bisa dikembangkan.

Salah satunya adalah pengobatan dengan metode dari dr. Ibnu Sina.

Menurut dr. Ira, sebenarnya kemoterapi adalah ilmu yang dikembangkan dari ilmu yang terdahulu.

Penjelasan Dokter Klinik Utama dan Laboratorium CMI, dr. Haidar Zain dan dr. G. Iranita Dyantika R. dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPASTV program BINCANG KITA edisi 14 Juli 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved