Breaking News:

Dokter Jelaskan Waktu yang Tepat untuk Berjemur, Sinar Matahari Harus Terkena Kulit Langsung

Berjemur dengan durasi dan waktu yang salah justru bisa berdampak buruk untuk kesehatan

pixabay.com
Ilustrasi berjemur untuk kesehatan 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Tan Shot Yen bagikan tips berjemur di masa pandemi.

Dokter, filsuf, dan ahli gizi komunitas itu mengatakan tak perlu berjemur di bawah panas terik untuk mendapat vitamin D.

"Untuk bisa kita mendapatkan vitamin D, cukup Anda nggak perlu jemur sampai gosong ya. Itu lebay. Jemur pukul 11.00, pukul 12.00 iku sing ngajari sopo?" kata dr. Tan Shot Yen dikutip TribunHealth.com dari tayangan Malam Minggu Sehat Tribunnews.

"Saya aja nggak pernah itu jemur, ngajarin orang jam segitu," tandasnya.

Menurutnya, tubuh memerlukan gelombang ultraviolet B untuk membentuk vitamin D.

"Ultraviolet A itu dari subuh sampai maghrib ada, karena gelombangnya panjang ya."

Baca juga: Punya Kulit yang Lebih Sensitif, Apakah Ada Cara Khusus untuk Bayi ketika Berjemur?

Baca juga: Dokter Kulit Jelaskan Macam-macam Acne Scar atau Bekas Jerawat yang Muncul pada Wajah

ilustrasi seseorang sedang berjemur
ilustrasi seseorang sedang berjemur (tribunnews.com)

"Jadi walaupun mataharinya jauh jaraknya dengan bumi, dia tetap bisa menyinari bumi dengan ultraviolet."

Berbeda, ultraviolet B memiliki gelombang yang lebih pendek.

"Itu sebabnya kalau anda ingin mendapatkan manfaat vitamin D, dan bisa bikin sendiri, maka anda harus tangkap itu vitamin ultraviolet B."

"Nah si B itu baru nongol kalo di daerah kita ini, khatulistiwa, itu sekitar jam 10-an dan jangan jemur sampai gosong. 15 menit cukup," contohnya.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved