Breaking News:

Benarkah Berhubungan Seks saat Hamil Bisa Menyakiti Janin, Dok?

Kita sadar bahwa seorang pria membutuhkan hubungan seksual sebagai pelepas dorongan seks akibat keberadaan hormon testosteron.

Tribunnews.com
Ilustrasi hubungan suami istri di masa kehamilan 

Pertanyaan:

Dok, benarkah berhubungan seks pada saat hamil tidak baik untuk bayi di dalam kandungan dan bisa menyakitinya?

Terima kasih dokter.

Yanti, Tinggal di Yogyakarta.

Baca juga: Profil dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS Medical Sexologist yang Aktif Memberikan Edukasi Seksual

Baca juga: Dokter Ajarkan Mengatur Pola Makan Anak untuk Menghindarkan Anak Konsumsi Jajanan Tidak Sehat

dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS Menjawab:

Hubungan seks di masa kehamilan adalah tergantung usia kehamilan.

Kita mengijinkan diatas triwulan ke 2 karena ejakulat seorang pria mengandung prostaglandin dan begitu terkena mulut rahim maka dapat menyebabkan kontraksi mulut rahim.

Sehingga bila pada triwulan ke 1 dapat terjadi abortus atau keguguran.

Ilustrasi ibu hamil trimester kedua
Ilustrasi ibu hamil trimester kedua (Kompas.com)

Lalu pada saat penetrasi pun dilarang terlalu dalam karena resiko kontraksi mulut rahim besar bila terlalu dalam penetrasi akibat ejakulat terkena mulut rahim.

Idealnya adalah 1/3 penis yang boleh masuk ke dalam vagina seorang wanita yang sedang hamil dan tidak boleh semuanya.

Kita sadar bahwa seorang pria membutuhkan hubungan seksual sebagai pelepas dorongan seks akibat keberadaan hormon testosteron.

Yang memperberat bagi seorang wanita adalah kadar hormon estrogen dia pasti turun sepanjang masa kehamilan.

Baca juga: Vaksinasi Tahap Tiga Telah Dimulai, Ini yang Perlu Diketahui

Baca juga: Memahami Stadium Kanker Payudara dari Dokter Bedah Tumor

Sehingga butuh kerjasama dengan pasangannya karena pasti akan terasa nyeri di vagina dalam hubungan seksual bagi seorang wanita hamil.

Sebagai kesimpulan maka ada 2 yang patut diperhatikan, yaitu:

1. Kontraksi mulut rahim akibat ejakulasi pria

2. Nyeri pada vagina akibat hormon estrogen yang menurun

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved