Breaking News:

Pihak Kemenkes Benarkan Virus Corona Varian Delta 97 Persen Lebih Menular

Kendati demikian belum ada penelitian terkait dampak terhadap keparahan orang yang tertular

Tribun Jabar/Gani Kurniawan
ILUSTRASI terpapar Covid-19 ---- Tenaga medis melakukan simulasi alur masuk pasien Covid-19 di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (6/3/2020). Simulasi dari mulai pasien terduga Covid-19 datang ke RSHS, diperiksa di ruang Isolasi IGD, hingga dibawa ke Ruang Khusus Isolasi Kemuning tersebut, dilakukan untuk melatih kesiapan tenaga hingga sarana medis dalam menangani dan merawat pasien terduga virus corona yang masuk ke RSHS Bandung. 

TRIBUNHEALTH.COM - Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan, Kemenkes RI, DR. Dr. Vivi Setiawaty, M.Biomed, membenarkan kemampuan penularan virus corona varian delta jauh lebih besar.

Hal itu dia paparkan ketika menjadi narasumber program Ayo Sehat Kompas TV edisi Jumat (25/6/2021).

Tak tanggung-tanggung, kemampuan transmisi virus corona varian delta meningkat hingga 97 persen.

Angka tersebut didapat dari hasil berbagai penelitian yang telah dilakukan.

"Sebetulnya kalau dari jurnal yang kami dapat dan juga dari hasil-hasil penelitian yang dilakukan oleh survailans, kita mengetahui bahwa varian delta ini memang kemampuan transmisinya itu meningkat sampai 97 persen," paparnya, dikutip TribunHealth.com.

Ilustrasi seseorang terpapar virus corona varian delta
Ilustrasi seseorang terpapar virus corona varian delta (tribunnews.com)

Baca juga: Prof. Tjandra Yoga Aditama Jelaskan 5 Dampak Virus Corona Varian Delta, Simak Penjelasannya

Baca juga: Prof. Wiku Adisasmito Jelaskan Penggunaan Masker yang Mampu Menyaring Partikel Virus Corona

Dengan demikian, kemampuan transmisi varian delta lebih tinggi dibanding varian alpha dan beta.

Namun, hingga saat ini belum ada publikasi resmi yang menyebut naiknya angka positif Covid-19 diakibatkan oleh varian delta.

"Tetapi sampai saat ini belum ada publikasi yang melaporkan ataupun menginformasikan bahwa virus ini menyebabkan tingkat keparahan yang lebih tinggi," tambahnya.

DR. Dr. Vivi Setiawaty, M.Biomed menekankan pentingnya melakukan pembatasan mobilitas.

Dalam kesempatan tersebut, dia sendiri tak menampik virus delta kemungkinan menyebar hingga ke Indonesia karena mobilitas warga.

Ilustrasi mutasi virus corona yang harus diwaspadai
Ilustrasi mutasi virus corona yang harus diwaspadai (jatim.tribunnews.com)

Baca juga: Dokter Berpesan Kita Harus Tetap Waspada terhadap Paparan Virus Corona Varian Baru

Baca juga: Apakah Dicurigai Corona Jika Memiliki Keluhan Sesak, Batuk, dan Demam bagi Pasien Riwayat TBC?

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved