Breaking News:

10 Gejala Umum Demensia Alzheimer, Gangguan Daya Ingat hingga Sulit Mengambil Keputusan

Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia, Michael Dirk Roelof Maitimoe, paparkan 10 tanda demensia alzheimer

Freepik
Ilustrasi demensia alzheimer menyerang otak 

TRIBUNHEALTH.COM - Direktur Eksekutif Alzheimer Indonesia, Michael Dirk Roelof Maitimoe, paparkan 10 gejala umum demensia alzheimer.

Penjelasan itu ia paparkan dalam program Ayo Sehat Kompas TV edisi Kamis (17/6/2021).

Sebagai informasi, demensia alzheimer sendiri merupakan gangguan yang menyerang otak.

Akibatnya memori penderita menjadi terganggu.

Pada tahap yang berat, demensia alzheimer bisa memicu perubahan perilaku penderitanya.

Baca juga: Tak Hanya Mudah Lupa, Demensia Alzheimer Bisa Picu Perubahan Perilaku pada Fase Berat

Baca juga: Dokter Tekankan Pentingnya Pencegahan Demensia, Tak Bisa Disembuhkan jika Sudah Terjadi

Ilustrasi penderita demensia alzheimer
Ilustrasi penderita demensia alzheimer (Freepik)

Berikut ini 10 gejala umum demensia alzheimer.

  1. Gangguan daya ingat
  2. Sulit fokus
  3. Sulit melakukan kegiatan yang familiar
  4. Disorientasi, bingung mengenai waktu, hari, dll.
  5. Kesulitan memahami visuospasial
  6. Gangguan berkomunikasi
  7. Menaruh barang tidak pada tempatnya
  8. Salah membuat keputusan
  9. Menarik diri dari pergaulan
  10. Perubahan perilaku dan kepribadian
Ilustrasi demensia alzheimer menyerang otak
Ilustrasi demensia alzheimer menyerang otak (Freepik)

Baca juga: Dok, Mengapa Wanita Lebih Banyak Mengidap Demensia Alzheimer daripada Pria?

Baca juga: Dokter Tekankan Pentingnya Pencegahan Demensia, Tak Bisa Disembuhkan jika Sudah Terjadi

Umumnya demensia alzheimer terjadi pada usia di atas 65 tahun.

Kendati demikian, tak menutup kemungkinan penyakit ini dialami orang yang lebih muda.

Penjelasan tersebut dipaparkan oleh Dokter Spesialis Saraf, dr. Debby Amelia dalam forum yang sama.

"Umumnya demensia alzheimer ini terjadi pada usia di atas 65 tahun."

"Tetapi penelitian akhir-akhir ini dikatakan, demensia alzheimer ini didapatkan pada usia-usia sekitar 30, 40, 50," paparnya, dikutip TribunHealth.com.

Kendati demikian, hanya genetik yang telah diketahui pasti menyebabkan demensia alzheimer.

Berbagai penyebab lain hingga kini masih dalam penelitian.

"Yang lain-lainnya masih dalam penelitian bagaimana dalam usia 30/40 tahun ini sudah menderita alzheimer," tandas dr. Debby Amelia.

Untuk menghindari risiko yang lebih parah, penting untuk melakukan deteksi dini.

Caranya adalah dengan berkonsultasi dan melakukan pemeriksaan ke dokter saraf.

Apabila membutuhkan bantuan, Michael Dirk Roelof Maitimoe membagikan nomor kontak Alzheimer Indonesia, yakni 0811-822-594 dan Instagram @alzi_indonesia.

Komunitas tersebut akan berbagi tips dan dukungan bagi keluarga yang memiliki riwayat alzheimer.

Baca artikel lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved