Breaking News:

Psikolog Jelaskan Apa yang Perlu Dilakukan Orangtua Agar Anak Tak Kehilangan Minat Belajar Online

Pembelajaran jarak jauh selama pandemi bisa memicu learning loss, ini tips psikolog untuk mengatasinya

Tribunnews/Jeprima
Ilustrasi pembelajaran jarak jauh --- Siswa menggunakan fasilitas WiFi gratis saat mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh di Balai Warga Kelurahan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2020). Kelurahan Kuningan Barat menyediakan fasilitas jaringan internet atau WiFi gratis yang dapat digunakan pelajar guna meringankan beban orang tua murid terkait kebutuhan kuota internet untuk pembelajaran jarak jauh di tengah pandemi Covid-19. 

TRIBUNHEALTH.COM - Psikolog Klinis Anak Ratih Zulhaqqi bagikan tips agar anak tak mengalami learning loss selama belajar jarak jauh di tengah pandemi.

Learning loss sendiri merupakan hilangnya minat anak dalam belajar.

Hal itu dia paparkan ketika menjadi narasumber dalam program Ayo Sehat Kompas TV edisi Selasa (15/6/2021).

Terkait hal ini, Ratih menyebut orangtua harus berperan sebagai observer.

"Artinya pengamat ketika anak kita mulai mengalami penurunan minat untuk belajar," katanya, dikutip TribunHealth.com.

Baca juga: Jelang Sekolah Offline di Tengah Pandemi, Apakah Anak dengan Komorbid Perlu Konsultasi Dokter?

Baca juga: Apa Saja Asupan Gizi yang Diperlukan Anak Usia Sekolah? Berikut Penjelasan Ahli Gizi

Sejumlah siswa mengenakan masker dan pelindung wajah mengerjakan tugas dari sekolah saat mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Warnet Covid-19 RW 09, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (10/8/2020). Fasilitas warung internet gratis dengan menerapkan protokol kesehatan ini dihadirkan untuk membantu para siswa dalam mengikuti PJJ, sehingga para orang tua siswa tidak perlu lagi khawatir soal kuota internet.
Sejumlah siswa mengenakan masker dan pelindung wajah mengerjakan tugas dari sekolah saat mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di Warnet Covid-19 RW 09, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (10/8/2020). Fasilitas warung internet gratis dengan menerapkan protokol kesehatan ini dihadirkan untuk membantu para siswa dalam mengikuti PJJ, sehingga para orang tua siswa tidak perlu lagi khawatir soal kuota internet. (Tribun Jabar/Gani Kurniawan)

Agar minat anak selalu terjaga, orangtua harus melakukan evaluasi.

"Dari sisi bagaimana perasaan kamu hari ini. Jadi bukan hari ini ada PR apa," tandasnya.

Kedua, orangtua perlu membangun hubungan positif dengan anak.

Kuncinya orangtua perlu mengatur ekspektasi terhadap anak.

Dengan demikian, beban anak akan terkurangi dan hubungan menjadi harmonis.

"Jadi tidak hanya menegur anak karena males-malesan, tapi kita cari tahu apa sih sebenarnya yang membuat dia males-malesan," katanya.

Baca juga: Dokter Anak Tak Menampik Ada Dampak Negatif jika Anak Terlalu Lama Belajar Online, Apa Saja?

Baca juga: Bagaimana Dampak Kekerasan Seksual yang Terjadi pada Anak? Begini Jawaban Psikolog

PEMBELAJARAN JARAK JAUH - Suasana pembelajaran jarak jauh (PJJ) / online
PEMBELAJARAN JARAK JAUH - Suasana pembelajaran jarak jauh (PJJ) / online (SURYA/SURYA/AHMAD ZAIMUL HAQ)

"Apa sih yang membuat dia ngga bangun pagi. Kok ngga semangat sih bangun paginya?"

Ketika telah menemukan penyebab itu, orangtua perlu mediskusikan jalan keluarnya bersama sang anak.

"Dan juga bicarakan dengan guru."

"Artinya harus ada hubungan segitiga antara siswa, guru, dan orangrua. Supaya komunikasinya tetap terjalin," pungkasnya.

Baca artikel lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved