Breaking News:

Dokter Benarkan Gatal dan Demam Bisa Terjadi setelah Transfusi Darah, Reaksi Bisa Lebih Serius

Ketika terjadi reaksi, biasanya dokter akan menghentikan sementara transfusi, kapan boleh dilanjutkan?

Pixabay
Ilustrasi darah manusia 

TRIBUNHEALTH.COM - Rasa gatal ternyata bisa muncul setelah seseorang melakukan transfusi darah.

Hal ini dibenarkan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Lugyanti Sukrisman, dalam progam Ayo Sehat Kompas TV edisi Selasa (14/6/2021).

dr Lugy menjelaskan hal ini dikenal dengan reaksi transfusi.

"Jadi reaksi transfusi itu memang suatu efek samping yang dapat terjadi pada setiap komponen transfusi." paparnya, dikutip TribunHealth.com.

"Baik itu sel darah merah ataupun trombosit, atau meskipun jarang pada plasma yang mengandung komponen darah," tambah dr Lugyanti.

Gejala gatal termasuk reaksi yang ringan.

Bisa juga disertai dengan demam.

Baca juga: Berapa Kantong yang Dibutuhkan Penderita Thalasemia saat Melakukan Transfusi Darah Dok?

Baca juga: Apa Keguguran Selalu Ditandai dengan Pendarahan pada Vagina Dok?

Ilustrasi darah manusia
Ilustrasi darah manusia (Pixabay)

Kendati demikian, dr Lugy menjelaskan perlu waspada.

Pasalnya reaksi ringan tersebut bisa berlanjut pada reaksi yang lebih serius.

"Ada yang berupa demam, tetapi harus dimonitor."

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved