TRIBUNHEALTH.COM - Gusi berdarah merupakan gangguan kesehatan yang kerap terjadi pada rongga mulut.
Namun bagaimana jika terjadi setiap hari.
Terkait hal ini, Dokter Gigi Spesialis Penyakit Mulut, Sarah Mersil, angkat bicara.
Dalam Program Ayo Sehat Kompas TV, drg Sarah mengatakan gusi berdarah merupakan tanda adanya radang gusi.
"Kalau ada radang gusi, pasti di situ ada penumpukan karang gigi, itu yang merusak ikatan gusi dengan giginya," paparnya dikutip TribunHealth.com.
"Itu kadang yang namanya meradang pasti ada berdarah," lanjutnya.
Baca juga: Apakah yang Harus Dilakukan Apabila Gigi Terjebak di Dalam Gusi?
Baca juga: Dokter Sebutkan Kekurangan Vitamin C Belum Tentu Menyebabkan Gusi Berdarah

Penjelasan tersebut ia paparkan ketika menanggapi pertanyaan pemirsa Kompas TV dalam tayangan yang diunggah di YouTube pada 27 Mei 2021 itu.
Ketika gusi sudah berdarah setiap hari, berarti kondisinya sudah sangat tidak sehat.
Terkait hal ini, drg Sarah menyarankan untuk segera memeriksakan kondisi ke dokter gigi.
Apa lagi, kasus yang dialami penanya sangat mungkin mengakibatkan bau mulut.
"Dan kita biasanya akan merasakan mulutnya kaya metalic taste."
"Jadi kaya rasa besi," tandasnya.
Baca juga: Dokter Bagikan Tips Bersihkan Sisa Makanan dengan Tusuk Gigi, Bisa Rusak Gusi jika Terlalu Dalam
Baca juga: Pembengkakan Gusi secara Tiba-tiba & Berdarah saat Menyikat Gigi Itu Kenapa Ya Dok?

Pasalnya dalam darah sendiri terdapat kandungan zat besi.
Dalam kesempatan tersebut, dr Sarah juga menjelaskan satu di antara penyakit rongga mulut yang kerap terjadi, yakni sariawan.
drg Sarah Mersil mengatakan, umumnya yang disebut sariawan oleh orang awam adalah munculnya luka di bagian lidah atau rongga mulut.
Dokter gigi spesialis penyakit mulut itu menjelaskan, sariawan bisa disebabkan oleh infeksi dan noninfeksi.
"Sebenarnya yang paling sering di masyarakat, ada itu namanya diagnosisnya stomatis aftosa rekuren," paparnya.
Salah satu karakteristik penyakit ini adalah sering kambuh atau kumat.
Penyebab pasti gangguan ini terkadang tidak diketahui pasti.
Baca juga: Waspada Veneer Gigi di Tukang Gigi, Ini Bahayanya
Baca juga: Gigi Geraham yang Keropos hanya Tersisa Akar Saja, Apakah Berdampak Buruk untuk Kesehatan Dok?

Namun, drg Sarah menyebut bisa saja dipicu oleh stres, kelelahan, dan gangguan nutrisi.
"Atau misal ada juga yang terkait dengan alergi. Itu kan bukan infeksi tuh."
"Makan sesuatu kok timbul sariawan dalam mulutnya," tandasnya.
Untuk sariawan yang disebabkan infeksi, umumnya dipicu oleh virus, jamur, ataupun bakteri.
"Tapi memang yang paling umum terkait sariawan, itu virus dan jamur," paparnya.
Oleh karena itu, meski sama-sama sariawan, drg Sarah menegaskan penting untuk menelusuri penyebab pastinya terlebih dulu.
Pasalnya, gangguan pada rongga mulut tak bisa disepelekan.
Organ ini menjadi pintu masuk makanan menuju sistem pencernaan.
Maka, apabila terjadi masalah pada mulut rawan terjadi masalah pencernaan.
Baca artikel lain seputar kesehatan gigi dan mulut di sini.
(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)