Breaking News:

Psikolog Jelaskan Dampak yang Terjadi pada Anak yang Sering Mengalami Kekerasan

Anak yang sering mengalami kekerasan dapat menimbulkan trauma bahkan hingga berdampak mengalami gangguan jiwa pada anak.

Tribunnews.com
Ilustrasi dampak kekerasan terhadap anak 

TRIBUNHEALTH.COM - Kekerasan pada anak adalah kondisi dimana orang tua melakukan tindakan fisik maupun verbal seperti memukul, mencubit, hingga mengeluarkan kata-kata kasar kepada anaknya.

Anak yang sering mengalami kekerasan bisa menyebabkan trauma pada anak.

Kekerasan anak ini biasanya dipicu oleh beberapa faktor seperti faktor orang tua yang belum siap memiliki anak, faktor ekonomi orang tua, faktor pendidikan, bahkan faktor psikologis dari orang tua.

Anak-anak sering dijadikan pelampiasan atas masalah yang dilanda orang tuanya.

Hal inilah yang menyebabkan terjadinya kekerasan pada anak.

Namun, bagaimana dampak pada anak yang sering mengalami kekerasan?

Dilansir TribunHealth.com, dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk, Psikolog Keluarga dan Pendidikan Anak, Adib Setiawan, S.Psi.,M.Psi menjelaskan dampak kekerasan pada anak.

Baca juga: Psikolog Menjelaskan Kekerasan pada Anak Akibat dari Orang Tua yang Belum Siap

Baca juga: Apa yang Membuat Orangtua Tega Melakukan Kekerasan pada Anaknya Sendiri? Ini Tanggapan Psikolog

Ilustrasi potret kekerasan pada anak.
Ilustrasi potret kekerasan pada anak. ((Shutterstock))

"Dampak kekerasan pada anak dapat terjadi pada jangka pendek dan pada jangka panjang," jelas Adib.

Berikut adalah beberapa dampak kekerasan jangka pendek menurut Adib:

- Diam

- Minder

- Menundukkan kepala

- Tatapan mata tidak tajam

- Sulit bergaul

- Tidak percaya diri

- Malas belajar

Baca juga: Berapa Lama Anak Bisa Sembuh dari Trauma Kekerasan? Ini Jawaban Psikolog

Baca juga: Bagaimana Memulihkan Kondisi Anak pasca Mendapatkan Kekerasan? Ini Jawaban Psikolog

Ilustrasi anak mengalami trauma kekerasan.
Ilustrasi anak mengalami trauma kekerasan. ((Shutterstock))

Berikut adalah beberapa dampak kekerasan jangka panjang menurut Adib:

- Percaya diri kurang

- Prestasi belajar menurun

- Terancam mengalami gangguan jiwa

Halaman
12
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved