TRIBUNHEALTH.COM - Dokter Gigi Spesialis Konservasi Gigi, drg Umi Kalsum, berbicara soal gigi berlubang, dalam program Healthy Talk.
Dalam tayangan yang diunggah di YouTube TribunHealth.com, 11 Mei 2021.
Dalam kesempatan itu, drg Umi menjelaskan munculnya rasa sakit pada gigi meski permukaannya dalam keadaan baik-baik saja.
Dia menjelaskan, bisa saja gigi sudah berlubang namun kecil.
Menurut alumni Unhas Makassar itu, lubang kecil pada area atas gigi bisa bertambah besar di bawahnya.
"Misalnya lubangnya seperti ini (sambil menunjuk peraga). Setelah kita bersihkan ternyata di bawah lubangnya besar." jelasnya.
Baca juga: Simak Hal yang Harus Dilakukan untuk Rencana Pemasangan Gigi di Tengah Pandemi
Baca juga: Waspada Kebiasaan Mengunyah 1 Sisi Bisa Menyebabkan Karang Gigi

Lubang tak terlihat seperti inilah yang biasanya kerap menimbulkan masalah pada gigi.
Untuk mengatasinya, perlu dilakukan pembersihan terlebih dulu.
Baru kemudian dokter akan melakukan tindakan lanjut seperti penambalan.
Berikutnya, drg Umi menjelaskan lubang juga sering tersembunyi di antara sela-sela gigi.
"Nah itu yang biasanya pasien bilang ga ada lubang, tapi gigi sakit sekali," paparnya.
Baca juga: Apakah Penggunaan Gigi Palsu Baik untuk Kesehatan Gigi dan Mulut, Dok?
Baca juga: Usia Berapa Anak Boleh Membersihkan Karang Gigi? Berikut Penjelasan Dokter Gigi

Kemungkinan selain lubang adalah adanya sisa makanan yang menyelip di sela-sela gigi.
Karena itulah drg Umi Kalsum mengingatkan pentingnya rutin ke dokter gigi.
Paling tidak kontrol rutin dilakukan dalam enam bulan sekali.
Hal itu perlu untuk meminimalkan risiko akibat masalah gigi yang terlambat diketahui.
Baca artikel lain seputar kesehatan gigi dan mulut di sini.
(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)