Breaking News:

Berbagai Dampak Mengonsumsi Makanan Panas saat Berbuka Puasa bagi Gigi dan Mulut

Berikut ini penjelasan dokter mengenai berbagai dampak bila mengonsumsi makanan panas saat berbuka puasa.

Penulis: Ranum Kumala Dewi | Editor: Melia Istighfaroh
Pixabay
Ilustrasi makanan yang disantap saat berbuka puasa. 

TRIBUNHEALTH.COM - Berbuka merupakan saat yang paling ditunggu-tunggu bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa.

Untuk melepas dahaga karena berpuasa sehari penuh, tak jarang seseorang akan mengonsumsi beraneka menu tanpa memperhatikan dampaknya bagi kesehatan.

Salah satunya yaitu mengonsumsi makanan panas.

Namun tahukah Anda, bahwa mengonsumsi makanan panas tidak dianjurkan saat berbuka.

Baca juga: Apakah Gigi Tidak Rapi Bisa Masuk TNI? Berikut Penjelasan Dokter Militer

Baca juga: Apa saja Pantangan setelah Pasang Gigi Palsu Dok?

Pasalnya memiliki berbagai dampak untuk kesehatan gigi dan mulut.

Hal tersebut diungkapkan oleh Dokter Gigi Tri Setyawati.

Ia menganjurkan, lebih baik saat berbuka mengonsumsi makanan atau minuman yang hangat.

Lantas apa saja dampak mengonsumsi makanan panas pada kesehatan gigi dan mulut?

Ilustrasi sakit gigi
Ilustrasi sakit gigi (sunnybrook-dental.com)

Dikutip TribunHealth.com dari tayangan YouTube Tribun Health, Tri menjabarkan berbagai akibatnya.

Di antaranya yaitu:

2 dari 3 halaman

1. Lidah Iritasi

Akibat mengonsumsi minuman atau makanan panas saat berbuka dapat membuat lidah menjadi iritasi.

Salah satu penyebabnya karena lidah melepuh.

"Kalau terlalu panas, lidah bisa melepuh."

"Jadi lebih baik dijaga," terangnya.

Baca juga: Manfaat Penggunaan Pasta Gigi Sensitif untuk Mencegah Gigi Ngilu

Baca juga: Adakah Manfaat dari Sisi Medis pada Perawatan Pemutihan Gigi? Simak Ulasan Dokter Berikut

2. Terkikisnya Jaringan Gigi

ilustrasi gigi
ilustrasi gigi (kompas.com)

Selain mengakibatkan iritasi pada lidah, mengonsumsi makanan atau minuman dingin dapat membuat jaringan gigi menjadi terkikis.

Oleh sebab itu ia menyarankan lebih baik mengonsumsi minuman atau makanan yang hangat.

"Jadi memang tidak dianjurkan untuk mengonsumi makanan atau minuman yang terlalu panas."

"Lebih baik hangat," imbuhnya.

3 dari 3 halaman

3. Gigi Sensitif

ilustrasi gigi sensitif
ilustrasi gigi sensitif (tribunnews.com)

Tri menyebut, bila terlalu sering mengonsumsi makanan atau minuman yang bersuhu panas, dapat mengakibatkan gigi menjadi sensitif.

"Sehingga akhirnya gigi menjadi ngilu, sakit."

"Kemudian menjadi tidak berkonsentrasi lagi dalam menjalankan ibadah," tandas Tri.

Baca juga: Sering Konsumsi Minuman Bersoda Dapat Memicu Kerusakan Gigi hingga Bau Mulut

Baca juga: Bagaimana Cara Scaling Gigi agar Tidak Membatalkan Puasa? Simak Penjelasan Berikut

Penjelasan ini dikutip dari tayangan YouTube Tribun Health, Sabtu (24/4/2021).

(TribunHealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Selanjutnya
Tags:
Makanan PanasTribunhealth.comBuka puasagigi sensitif Sarang Laba-Laba Kolak Pisang Es Potong Es Cincau
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved