TRIBUNHEALTH.COM - Perawatan gigi wajib dilakukan oleh setiap orang supaya rongga mulut menjadi bersih dan sehat.
Scaling gigi adalah prosedur yang dilakukan untuk membersihkan atau menghilangkan plak dan karang pada gigi.
Plak merupakan lapisan tipis berwarna kuning atau putih yang menempel pada gigi.
"Bicara kebersihan jarang diperhatikan, tanpa sadar banyak orang sudah melakukannya setiap hari," terang
drg. Arya Adiningrat.
Satu hal yang rutin adalah melakukan sikat gigi setiap pagi dan malam hari.
"Itu adalah hal yang paling minimal yang bisa kita lakukan untuk menjaga kebersihan rongga mulut kita," ungkap
drg. Arya Adiningrat.
Baca juga: Mengatasi Trauma Anak Terhadap Dokter Gigi Bersama Dokter Gigi drg. R. Ngt. Anastasia Ririen
Baca juga: Memahami Masalah Gigi Hitam pada Anak Bersama Dokter Gigi drg. R. Ngt. Anastasia Ririen
Kaitannya dengan scaling, akan menjadi sedikit berbeda, karena yang sering kita bersihkan sehari dua kali adalah plak.
Plak dengan kumur tidak bisa hilang dan hanya hilang jika sikat gigi.
Kapan scaling itu diperlukan?
Dokter spesialis gigi, Rumah Sakit JIH Yogyakarta, drg. Arya Adiningrat menjelaskan sebagai berikut.
"Scaling diperlukan kalau pada bahasa sederhananya plak sudah mengeras atau sudah termineralisasi, dan gigi akan terasa menebal," ungkap drg. Arya Adiningrat.
"Karang gigi ini cenderung kasar, sehingga apabila tersentuh lidah akan terasa tidak nyaman," lanjutnya.
Baca juga: Mengenal Impaksi Gigi, Apakah Harus Dicabut Atau Tidak? Simak Ulasan Dokter
Baca juga: Gigi Kuning, Apakah Bahaya Atau Tidak? Simak Penjelasan Dokter Berikut Ini
Apabila gigi sudah terasa gigi tambah besar, berarti karang giginya sudah bertumpuk.
Pada hal ini biasanya menyebabkan seseorang ketika menyikat gigi akan menyebabkan gusi berdarah.
"Hal ini terjadi karena permukaan gigi asli seseorang didesain tidak memiliki permukaan gigi yang kasar," ungkap
drg. Arya Adiningrat.
"Memang gigi tidak benar-benar halus seperti kaca atau porselen, tetapi teksturnya diciptakan tidak dalam bentuk yang kasar," terang drg. Arya Adiningrat.
Karena bentuk yang kasar akan menyebabkan sisa-sisa makanan dan bakteri akan menempel pada gigi.
Scaling dapat dilakukan dengan alat ultrasonik.
Baca juga: Mengenali Penyebab Gigi Maju atau Gigi Tonggos Menurut Medis
Baca juga: Jangan Asal Pasang Kawat Gigi, Simak Penjelasan Dokter Berikut Ini
"Scaling dilakukan karena sikat gigi sudah tidak mampu membuang atau mengangkat deposit karang gigi yang pada hakekatnya plak yang sudah mengalami mineralisasi sudah tidak bisa lagi menggunakan bulu sikat, maka membutuhkan interfensi yang lebih kuat," ungkap drg. Arya Adiningrat.
Interfensi yang lebih kuat ini, membutuhkan getaran ultrasonik yaitu melakukan scaling.