Breaking News:

Cara Menjaga Gigi agar Gigi Sensitif Tidak Kambuh Menurut drg. Callista Argentina

Masalah gigi sensitif memang kerap dikeluhkan. Tentunya kita harus bisa merawat gigi sensitif agar tidak terjadi kekambuhan.

grid.id
ilustrasi gigi sehat 

TRIBUNHEALTH.COM - Meskipun tidak semua, tetapi banyak yang mengalami masalah gigi sensitif.

Gigi sensitif ditandai dengan keluhan rasa ngilu ketika konsumsi makanan atau minuman panas dan dingin.

Kondisi gigi sensitif perlu diperhatikan agar tidak semakin parah, karena masih banyak masyarakat yang kurang memperhatikan kondisi gigi sensitifnya.

Jika sudah mengalami gigi sensitif, memang harus menggunakan pasta gigi yang khusus untuk gigi sensitif.

Kalaupun gejala sudah berkurang, tetap harus menggunakan pasta gigi khusus gigi sensitif.

Tujuannya agar gejala gigi sensitif tidak kambuh kembali.

ilustrasi gigi sehat
ilustrasi gigi sehat (pexel)

Baca juga: Menyikat Gigi pada Penderita Gigi Sensitif Dianjurkan Berapa Kali? Ini Kata dr. Callista Argentina

Apabila kita memiliki gigi sensitif, tidak hanya cara menyikat gigi saja yang harus diganti tetapi juga harus menggunakan pasta gigi yang tepat.

drg. Callista Argentina menyampaikan, penderita gigi sensitif menyikat gigi dianjurkan seperti pada umumnya minimal 2 kali dalam sehari.

Idealnya waktu menyikat gigi adalah pagi setelah sarapan, tetapi kadang-kadang beberapa individu menyikat gigi sebelum sarapan.

Yang paling penting adalah menyikat gigi sebelum tidur.

2 dari 4 halaman

Jika memang sangat malas untuk menyikat gigi dan kalaupun merasa takut terlalu sering menyikat gigi, maka antara sikat gigi saat mandi sore atau sebelum tidur, lebih baik melakukan sikat gigi sebelum tidur.

Tujuan dari sikat gigi malam sebelum tidur agar plak-plak yang menempel pada permukaan gigi tidak menempel semalaman pada gigi.

Baca juga: Selain Menggunakan Pasta Gigi untuk Gigi Sensitif, yang Paling Ideal Adalah ke Dokter Gigi

Karena biasanya sebelum tidur kita mengonsumsi makanan atau minum terlebih dahulu.

drg. Callista Argentina menyampaikan, pada saat tidur produksi ludah kita berkurang.

Sehingga daya self cleansing gigi juga akan berkurang untuk membantu dalam membersihkan gigi.

drg. Callista Argentina menjelaskan, memilih pasta gigi yang baik untuk gigi sensitif tentu memiliki kandungan kalsium silikat, natrium fosfat, potasium nitrat, hidroksi apatit dan lain-lain.

Selain itu, disarankan memilih pasta gigi yang sudah memiliki kredibilitas baik dalam menjaga kesehatan gigi dan tentunya sudah teruji klinis.

Kandungan-kandungan yang disebutkan di atas memang terbukti bisa mengatasi gigi sensitif.

Baca juga: drg. Callista Argentina Sampaikan Cara Memilih Pasta Gigi yang Benar untuk Gigi Sensitif

Perlu diketahui bahwa kandungan tersebut tidak ada di pasta gigi biasa dan hanya ada pada pasta gigi khusus gigi sensitif.

Untuk mengatasi gigi sensitif, tentunya kita juga harus mengganti pasta gigi biasa menjadi pasta gigi khusus untuk gigi sensitif.

3 dari 4 halaman

drg. Callista Argentina menjelaskan, karena di dalam kandungan pasta gigi sensitif terdapat mineral-mineral khusus yang bisa menyumbat pori-pori gigi sehingga dapat mencegah rasa ngilu datang kembali.

Pada pasta gigi khusus untuk gigi sensitif terdapat mineral-mineral yang tidak terkandung dalam pasta gigi biasa.

Oleh karena itu perlu dipahami mengapa kita harus menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif.

Ternyata gigi sensitif bisa diatasi dengan cara yang mudah dan sederhana.

Baca juga: Alasan Harus Mengganti Pasta Gigi Biasa dengan Pasta Gigi Khusus untuk Gigi Sensitif

drg. Callista Argentina menjelaskan, salah satu cara yang paling mudah dan sederhana adalah mengganti pasta gigi dengan pasta gigi yang khusus gigi sensitif.

Selain itu, pemilihan bulu sikat juga harus diperhatikan.

Sangat disarankan memilih bulu sikat yang lebih lembut bukan bulu sikat yang keras dan kaku.

drg. Callista Argentina menjelaskan bahwa gigi sensitif bisa disembuhkan dan dicegah.

Separah apapun kondisi gigi sensitif masih bisa disembuhkan, kecuali sudah mengenai saraf.

Jika sudah mengenai saraf, maka harus melakukan perawatan saraf.

4 dari 4 halaman

Otomatis saraf harus dimatikan, sehingga gigi sudah tidak sakit lagi.

drg. Callista Argentina mengatakan, sangat disayangkan kondisi gigi sehat hanya karena sensitif tetapi harus perawatan saraf.

Lebih baik dicegah, sebelum gigi menjadi tambah parah.

Ini disampaikan pada channel YouTube bersama dengan drg. Callista Argentina. Seorang dokter gigi.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved