Breaking News:

Milia Terbagi Menjadi Beberapa Jenis, Ketahui Jenisnya Berdasarkan Penuturan Dokter Kecantikan

Menurut dr. Reshati Anggit Maulani milia bukanlah suatu jerawat namun terlihat seperti komedo berwarna putih.

tribunnews.com
ilustrasi milia diarea bawah mata, begini penjelasan dr. Reshati Anggit Maulani 

TRIBUNHEALTH.COM - Apakah sobat sehat pernah menjumpai bintik-bintik putih disekitar wajah?

Jika dilihat dari sisi medis, bintik kecil berwarna putih disebut dengan milia.

dr. Reshati Anggit Maulani mengatakan jika milia terbentuk karena sel kulit mati atau keratin yang menumpuk dan terperangkap di bawah permukaan kulit.

Umumnya milia sering dijumpai di area bawah mata.

"Jadi mengapa milia sering dijumpai di area bawah mata, karena area bawah mata itu mempunyai struktur kulit yang tipis. Sehingga integritas antar kulitnya itu kurang," ucap Dokter Kecantikan, dr. Reshati Anggit Maulani.

Baca juga: Pukulan dan Benturan yang Keras Rupanya Bisa Memicu Terjadinya Nyeri Rahang

Ilustrasi milia wajah jika diperbesar, begini pemaparan dr. Reshati Anggit Maulani
Ilustrasi milia wajah jika diperbesar, begini pemaparan dr. Reshati Anggit Maulani (m.tribunnews.com)

Baca juga: Gejala Aritmia Jantung Sangat Bervariasi, dr. Yansen: Mulai Tanpa Keluhan hingga Keluhan yang Berat

"Jadi milia mudah terbentuk di bawah permukaan kulit," tegas dr. Reshati Anggit Maulani.

Namun dalam lingkungan masyarakat jika diamati sekilas, milia sering disalah artikan sebagai salah satu jenis jerawat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Dokter Kecantikan, dr. Reshati Anggit Maulani yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Beauty Health.

Perbedaan milia dan jerawat

dr. Reshati Anggit Maulani menegaskan jika milia bukanlah suatu jerawat namun terlihat seperti komedo berwarna putih.

2 dari 4 halaman

"Kalau yang disebut jerawat itu merupakan benjolan kecil yang terjadi karena penyumbatan pori-pori oleh minyak atau sel kulit mati sehingga terjadi peradangan oleh kulit," terang dr. Reshati Anggit Maulani.

"Sedangkan milia merupakan kista yang berbentuk benjolan kecil berwarna putih dari sel kulit mati atau keratin yang tersumbat," timpal dr. Reshati Anggit Maulani.

dr. Reshati Anggit Maulani menerangkan jika milia biasanya terjadi di area hidung, pipi, dan area bawah mata.

Sementara jerawat bisa muncul dimana saja selama memiliki folikel rambut yang tersumbat.

Baca juga: Hati-hati, Jantung Berdebar-debar Bisa Menandakan Jika Mengalami Aritmia Jantung atau Gangguan Irama

ilustrasi seseorang yan mengalami milia, begini penuturan dr. Reshati Anggit Maulani
ilustrasi seseorang yan mengalami milia, begini penuturan dr. Reshati Anggit Maulani (nova.grid.id)

Baca juga: Menyikat Gigi pada Penderita Gigi Sensitif Dianjurkan Berapa Kali? Ini Kata dr. Callista Argentina

Dapat disimpulkan jika milia hanya bisa muncul di area wajah, sedangkan jerawat bisa muncul di bagian tubuh mana saja.

Karakteristik milia dan jerawat

"Kalau milia lebih ke berwarna putih, sedangkan jerawat itu bisa berbentuk ada nanahnya atau bisa juga merah atau berbentuk kista yang agak besar," pungkas dr. Reshati Anggit Maulani.

Perlu menjadi informasi jika milia hanya berwarna putih saja, sementara jerawat bisa berwarna kemerahan hingga kecokelatan.

Jenis-jenis milia

Menurut dr. Reshati Anggit Maulani, milia bisa terbagi menjadi beberapa jenis.

3 dari 4 halaman

Jenis-jenis milia tersebut antara lain:

- Milia pada bayi baru lahir

Milia ini umumnya muncul di area hidung, namun milia ini dapat sembuh dengan sendirinya.

- Milia primer

Milia primer yaitu milia yang tumbuh di kelopak mata, dahi, pipi, atau alat kelamin.

Berdasarkan penuturan dr. Reshati Anggit Maulani, milia jenis ini bisa dialami oleh anak-anak hingga orang dewasa.

Pasalnya milia primer ini bisa sembuh dengan sendirinya tanpa diobati.

- Milia sekunder

Milia sekunder muncul setelah kulit rusak karena luka bakar, ruam-ruam, lecet atau akibat terlalu sering terpapar sinar matahari.

Bahkan penggunaan obat-obatan steroid rupanya bisa memicu munculnya milia.

Baca juga: Apakah Paparan Polusi Udara Meningkatkan Risiko Seseorang Alami Kematian Dini? Simak Ulasan Dokter

4 dari 4 halaman

- Milia remaja

Milia ini muncul karena kelainan bawaan.

Menurut dr. Reshati Anggit Maulani, milia jenis ini bisa muncul sejak bayi atau muncul dikemudian hari ketika beranjak dewasa.

ilustrasi milia pada bayi, simak penjelasan dr. Reshati Anggit Maulani
ilustrasi milia pada bayi, simak penjelasan dr. Reshati Anggit Maulani (pixabay.com)

Baca juga: Hati-hati, Kandungan Asam yang Tinggi Pada Minuman Bersoda Menyebabkan Kerusakan Jaringan Keras Gigi

- Milia en plak

Milia en plak berbentuk jamak yang dialami oleh wanita paruh baya dan kerap muncul bersama kulit yang menonjol, biasanya bisa dijumpai di belakang telinga, kelopak mata, pipi atau rahang.

- Milia erupsi multiple

Milia jenis ini jarang dialami dan biasanya muncul di wajah, lengan atas atau perut bagian atas.

Baca juga: dr. Hendrastutik Apriningsih, Sp.P Bagikan Tips agar Terhindar dari Dampak Polusi Udara

Penjelasan Dokter Kecantikan, dr. Reshati Anggit Maulani dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Beauty Health edisi 11 Agustus 2022.

(Tribunhealth.com/DN)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved