Breaking News:

Adib Setiawan S.Psi., M.Psi Sampaikan Pengertian Trauma Masa Kecil dari Sisi Psikologis

Tanpa disadari beberapa orang mungkin mengalami trauma masa kecil. Tidak semua orang memiliki perasaan yang sama dalam menghadapi masalah.

health.kompas.com
ilustrasi anak yang mengalami trauma masa kecil 

TRIBUNHEALTH.COM - Adib Setiawan menyampaikan, trauma masa kecil menurut beliau adalah kekecewaan yang terjadi dimasa kecil namun kekecewaan tersebut masih ada sampai saat ini.

Biasanya kecewa terhadap orangtua, misalnya mendapatkan kekerasan dari orangtua, kekecewaan terhadap teman karena mendapatkan bullying.

Intinya adalah kekecewaan-kekecewaan yang terjadi dimasa lalu, namun kekecewaan tersebut masih terjadi sampai sekarang dan sulit untuk memaafkan.

Korban bisa saja belum ikhlas atas kejadian masa lalu sehingga kejadian tersebut selalu diingat.

Karena korban merasa bahwa kejadian ini begitu mempengaruhi kehidupannya.

ilustrasi anak yang mengalami trauma masa kecil
ilustrasi anak yang mengalami trauma masa kecil (health.kompas.com)

Baca juga: Kekerasan Pada Anak dapat Menimbulkan Trauma, Perlu Diimbangi dengan Kasih Sayang

Namanya kekerasan, pelecehan dan aktivitas-aktivitas lain yang membuat seseorang merasa trauma.

Kejadian yang menyebabkan trauma ada yang memang ringan maupun berat, dalam arti kejadian-kejadian tersebut sesuatu yang memang untuk orang lain tidak menimbulkan trauma tetapi untuk orang tersebut menyebabkan trauma.

Tetapi ada juga kejadian-kejadian yang memang secara umum akan menimbulkan trauma ke kebanyakan orang.

Contohnya pelecehan, kebanyakan dari kejadian pelecehan akan menimbulkan seseorang mengalami trauma.

Namun ada juga peristiwa-peristiwa yang sebenarnya untuk orang lain tidak menyebabkan trauma, tetapi untuk orang tersebut menjadi sesuatu yang trauma.

Baca juga: Adib Setiawan S.Psi Sebut Trust Issue ialah Kondisi Traumatic yang bisa Menyebabkan Penyakit Mental

2 dari 2 halaman

Misalnya adalah penghinaan yang sebenarnya tidak terlalu tajam, tetapi karena keterampilan korban untuk memecahkan masalah masih kurang dan keterampilan menghadapi tekanan masih kurang, sehingga hal-hal yang sederhana bisa menyebabkan trauma.

Tanda-tanda yang bisa dikenali pada seseorang yang memiliki trauma akhirnya ketika dewasa akan mudah mengalami kesedihan.

Artinya seseorang yang mudah mengalami kesedihan hampir dipastikan mengalami trauma masa kecil.

Bisa dikatakan bahwa banyak hal-hal yang membuat seseorang tersebut merasa sedih, walaupun tidak setiap hari atau bisa dikatakan bahwa move on-nya lama.

Baca juga: Psikolog Diah Ungkapkan Cara Mencegah Emosi hingga Mengatasi Trauma pada Anak Akibat Emosi Orangtua

Orang-orang yang tidak mengalami trauma, biasanya move on dengan cepat.

Tetapi pada orang yang mengalami trauma maka proses move on-nya lama ketika mengalami musibah mulai dari putus dengan kekasih, keluarga yang meninggal, kehilangan pekerjaan atau dihina oleh orang.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Health bersama dengan Adib Setiawan S.Psi. M.Psi. Seorang psikolog keluarga dan pendidikan anak.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved