Breaking News:

Kekerasan Pada Anak dapat Menimbulkan Trauma, Perlu Diimbangi dengan Kasih Sayang

Tentu sudah tidak asing melihat orangtua melakukan kekerasan pada anak. Kekerasan yang dilakukan bisa kekerasan fisik, mental, verbal maupun seksual.

bali.tribunnews.com
ilustrasi anak yang mendapatkan tindakan kekerasan dari orangtua 

TRIBUNHEALTH.COM - Sangat sering dijumpai banyak orangtua yang melakukan kekerasan pada anak.

Kekerasan yang diterima oleh anak-anak tak hanya kekerasan fisik, bisa saja berupa kekerasan psikologis, kekerasan verbal, bahkan kekerasan seksual.

Kekerasan pada anak sering terjadi di rumah, di lingkungan masyarakat maupun di sekolah.

Perlu diketahui, anak-anak yang mendapatkan kekerasan dari orangtua bisa memiliki rasa trauma.

Trauma kekerasan pada anak bisa meningkatkan seseorang terkena depresi, asma, penyakit jantung koroner, hingga cenderung menggunakan narkoba dan mengonsumsi alkohol.

Kekerasan pada anak bisa menyebabkan trauma yang mendalam bahkan bisa saja terbawa sampai mereka dewasa.

ilustrasi anak yang mendapatkan tindakan kekerasan dari orangtua
ilustrasi anak yang mendapatkan tindakan kekerasan dari orangtua (bali.tribunnews.com)

Baca juga: Tanda-tanda Pasangan Memiliki Kecenderungan Melakukan Kekerasan yang Disampaikan Psikolog

Adib Setiawan menyampaikan, kekerasan pada anak bisa diimbangi dengan kasih sayang.

Kasih sayang yang pertama dan mudah ialah dengan cara anak diajak bermain.

Orang tua sebisa mungkin meluangkan waktu mereka untuk anak, dan mengajak anak-anak untuk bermain.

Entah itu bermain sepeda, bermain di dalam rumah, bermain di luar ruangan, ataupun jalan-jalan.

2 dari 3 halaman

Selain itu, kasih sayang dari orangtua untuk anak dengan memberikan makanan bergizi yang terpenuhi dan juga cukup.

Ketika anak merasa lapar, pasti akan mengingat apabila sudah diberikan makanan yang layak dari orangtua mereka.

Baca juga: Psikolog Sebut Depresi Dimulai saat Anak Mendapat Kekerasan

Adib Setiawan menyampaikan bahwa tidak hanya makanan yang layak, orangtua juga harus pendidikan yang cukup untuk anak.

Karena pendidikan yang baik, akan membuat anak berpikir dengan cara yang baik.

Cara berpikir anak yang baik dan berkembang akan memungkinkan anak untuk mudah memaafkan orangtua.

Dengan cara memberikan pendidikan yang baik, sering mengajak anak bermain, dan seringnya orangtua meluangkan waktu untuk anak, maka kemungkinan besar anak akan melupakan masalalunya.

Sehingga masalalu yang seharusnya menjadi trauma bisa saja tidak menjadi trauma pada anak.

Pencegahan kekerasan pada anak bisa dilakukan oleh lingkungan yakni kakek dan nenek, mungkin bisa memberikan peran atau membantu anak yang belum bisa memberikan hal yang layak.

Selain itu bisa juga dari saudara yang memberikan support fisiologis dan finansial.

Ini disampakan pada channel YouTube Tribunnews bersama dengan Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi. Seorang psikolog keluarga dan pendidikan anak di Psikolog Indonesia.

3 dari 3 halaman

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved