Breaking News:

4 Manfaat Beras Ragi Merah atau Angkak, Dapat Turunkan Kolesterol dan Punya Efek Antikanker

Angkak atau beras ragi merah sudah digunakan sebagai pengobatan karena memiliki sejumlah manfaat

GRID
Beras ragi merah atau angkak untuk menurunkan kadar kolesterol 

TRIBUNHEALTH.COM - Beras ragi merah adalah jenis beras fermentasi yang diproduksi menggunakan spesies jamur tertentu, Monascus ruber atau Monascus purpureus.

Jadi beras ragi merah berbeda dengan beras merah, yang memang merupakan salah satu varietas padi.

Beras ragi merah disebut juga angkak di Indonesia.

Beras ragi merah telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama berabad-abad karena khasiatnya untuk meningkatkan kesehatan, dilansir TribunHealth.com dari Healthline pada Jumat (30/9/2022).

Beras ragi merah mengandung senyawa monacolin K, bahan aktif yang sama yang ditemukan dalam resep obat penurun kolesterol seperti lovastatin.

Untuk alasan ini, beras ragi merah sering digunakan sebagai alternatif untuk membantu mengurangi kadar kolesterol dan mendukung kesehatan jantung.

Penelitian juga telah menunjukkan efek menguntungkan lainnya, mulai dari penurunan pertumbuhan sel kanker hingga memperbaiki kadar gula darah dan insulin.

Saat ini, beras ragi merah umumnya dijual sebagai suplemen over-the-counter yang dipasarkan untuk membantu mengelola kolesterol dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Manfaat beras ragi merah

Beras ragi merah atau angkak untuk menurunkan kadar kolesterol
Beras ragi merah atau angkak untuk menurunkan kadar kolesterol (Sajian Sedap)

Manfaat potensial dari beras ragi merah meliputi:

  • meningkatkan kesehatan jantung
  • pengurangan risiko sindrom metabolik
  • peradangan berkurang
  • risiko kanker berkurang.

Baca juga: Munculnya Bercak Kuning pada Sudut Mata Bisa Jadi Tanda Kolesterol

2 dari 4 halaman

Dapat meningkatkan kesehatan jantung

Penyakit jantung adalah kondisi serius yang mempengaruhi jutaan orang dan diperkirakan menyebabkan 31,5 persen kematian di seluruh dunia.

Kolesterol tinggi adalah salah satu faktor risiko utama penyakit jantung.

Kondisi ini dapat menyebabkan arteri menyempit dan kaku, yang menyebabkan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke.

ilustrasi penderita penyakit stroke
ilustrasi penderita penyakit stroke (freepik.com)

Beras ragi merah biasanya digunakan sebagai obat alami untuk membantu menurunkan kadar kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung, dan terkadang memiliki efek samping yang lebih sedikit daripada obat resep yang digunakan untuk mengobati kolesterol tinggi.

Satu ulasan dari 21 penelitian menemukan bahwa beras ragi merah efektif dalam mengurangi kadar kolesterol total dan LDL (jahat), serta trigliserida dan tekanan darah, bila dikombinasikan dengan obat statin.

Selain itu, monacolin K juga dapat membantu meningkatkan fungsi endotel, atau fleksibilitas dan kemampuan beradaptasi pembuluh darah, yang merupakan kunci untuk menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung.

Baca juga: Covid-19 Sebabkan Cedera Jangka Panjang pada Otak, Tingkatkan Risiko Stroke hingga Depresi

Dapat membantu mengobati sindrom metabolik

ilustrasi pemeriksaan tekanan darah
ilustrasi pemeriksaan tekanan darah (freepik.com)

Sindrom metabolik adalah sekelompok kondisi yang meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami kondisi kronis, seperti penyakit jantung, diabetes, dan stroke.

Beberapa kriteria sindrom metabolik termasuk tekanan darah tinggi, kelebihan lemak tubuh, peningkatan gula darah, dan perubahan kadar kolesterol atau trigliserida.

3 dari 4 halaman

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa beras ragi merah dapat membantu mengobati beberapa faktor risiko ini dan dapat digunakan sebagai pengobatan alami untuk membantu pencegahannya.

Salah satu efeknya yang paling terdokumentasi dengan baik adalah kemampuannya untuk menurunkan kolesterol.

Baca juga: Tempe dan 3 Makanan Berikut Baik untuk Penderita Tekanan Darah Tinggi

Dapat mengurangi peradangan

ilustrasi seseorang yang mengalami radang usus
ilustrasi seseorang yang mengalami peradangan (tribunnewswiki.com)

Peradangan adalah respons kekebalan normal yang dirancang untuk melindungi tubuh dari infeksi akut dan penyerbu asing.

Namun, peradangan berkelanjutan dianggap berkontribusi pada kondisi kronis seperti diabetes, kanker, dan penyakit jantung.

Studi menunjukkan bahwa mengonsumsi beras ragi merah dapat membantu mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan yang lebih baik dalam jangka panjang.

Misalnya, sebuah penelitian pada 50 orang dengan sindrom metabolik menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen yang mengandung beras ragi merah dan ekstrak zaitun selama 8 minggu mengurangi tingkat stres oksidatif.

Sebagai informasi, stres oksidatif merupakan penyebab utama peradangan kronis, hingga 20 persen.

Demikian pula, satu penelitian menemukan bahwa memberikan ekstrak ragi merah pada tikus dengan kerusakan ginjal mengurangi kadar protein spesifik yang terlibat dalam peradangan dalam tubuh.

Baca juga: 4 Buah Berikut Cocok untuk Radang Sendi karena Tinggi Potasium, Salah Satunya Buah Pisang

Mungkin memiliki sifat antikanker

ilustrasi penyakit kanker
ilustrasi penyakit kanker (lifestyle.kompas.com)
4 dari 4 halaman

Meskipun penelitian saat ini terbatas pada hewan dan penelitian tabung, beberapa bukti menunjukkan bahwa beras ragi merah dapat membantu mengurangi pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.

Satu studi menemukan bahwa memberi tikus yang mengalami kanker prostat dengan bubuk beras ragi merah secara signifikan menurunkan volume tumor dibandingkan dengan kelompok kontrol.

Namun, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengevaluasi efek beras ragi merah pada jenis kanker lain pada manusia.

Secara khusus, penelitian lebih lanjut harus dilakukan untuk menentukan bagaimana potensi efek antikanker dari beras ragi merah dapat mempengaruhi populasi umum.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved