Breaking News:

Jangan Asal-asalan, Ketahui Kondisi Kulit yang Tidak Boleh Dilakukan Eksfoliasi

Eksfoliasi merupakan pangkah untuk mengangkat sel kulit mati dan kotoran yang menumpuk pada kulit. Eksfoliasi baiknya dilakukan 2-3 kali seminggu.

freepik.com
ilustrasi kondisi kulit yang tidak diperbolehkan untuk eksfoliasi 

TRIBUNHEALTH.COM - Sebenarnya eksfoliasi memang bisa dilakukan untuk semua jenis kulit.

Baik jenis kulit kering maupun kulit sensitif tetap dilakukan eksfoliasi, tetapi kita memilih jenis eksfoliasi.

Eksfoliasi tidak hanya dilakukan pada jenis kulit yang berminyak saja, tetapi jenis kulit sensitif maupun kulit kering bisa dilakukan eksfoliasi.

Biasanya pada kulit-kulit yang cenderung kering atau kulit sensitif, dr. Carmelita menyarankan untuk menghindari eksfoliasi berbentuk scrub dan lebih memilih eksfoliasi dengan bentuk chemical tetapi dengan kadar yang rendah dan juga penggunaannya diawal cukup seminggu sekali atau seminggu dua kali.

Sangat tidak disarankan untuk eksfoliasi setiap hari.

ilustrasi kondisi kulit yang tidak diperbolehkan untuk eksfoliasi
ilustrasi kondisi kulit yang tidak diperbolehkan untuk eksfoliasi (freepik.com)

Baca juga: Apakah Kulit Tubuh Juga Membutuhkan Eksfoliasi Seperti Kulit Wajah? Simak Penjelasan dr. Carmelita

Kondisi kulit yang sedang iritasi seperti memerah, meradang, mengelupas dan perih tentunya tidak diperbolehkan untuk eksfoliasi.

Apabila kondisi kulit sedang mengalami infeksi, peradangan dan adanya luka terbuka juga tidak diperbolehkan untuk eksfoliasi.

Jika kondisi kulit sedang tidak baik-baik saja, alangkah baiknya kita membuat kulit lebih tenang terlebih dahulu setelah itu barulah dilakukan eksfoliasi.

Sangat tidak mungkin ketika kondisi kulit sedang memerah dan meradang tetapi dilakukan eksfoliasi.

Pada dasarnya eksfoliasi merupakan suatu proses pengangkatan sel-sel kulit mati.

Baca juga: Kenali Tanda-tanda Kulit Wajah Membutuhkan Eksfoliasi yang Disampaikan dr. Carmelita Christina

2 dari 2 halaman

Sebagaimana kita ketahui, setiap harinya kulit akan memproduksi sel-sel kulit baru.

Maksudnya ialah terjadi pergantian sel-sel kulit yang memiliki siklus.

Jika dilihat pada anak-anak maupun bayi memiliki kulit yang halus, karena memang perputaran sel-sel kulitnya masih cepat dan masih baik.

Memang seiring dengan bertambahnya usia juga banyaknya pengaruh faktor lain seperti hormon, stress dan pola hidup ternyata berpengaruh terhadap perputaran kulit kita.

Seiring dengan pertambahan usia, perputaran sel-sel kulit kita menjadi lebih lambat.

Maka dari itu diperlukan eksfoliasi yang fungsinya selain mengangkat sel-sel kulit mati juga merangsang pertumbuhan sel kulit yang baru.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung News Video bersama dengan dr. Carmelita Christina. Seorang dokter di Limonia Beauty Center.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved