Breaking News:

Sakit Punggung Dapat Disebabkan Kanker, Mulai dari Kanker Tulang Belakang hingga Paru-paru

Kanker kandung kemih, kanker tulang belakang, hingga kanker paru-paru dapat menyebabkan gejala sakit punggung

pixabay.com
ilustrasi seseorang yang mengalami sakit punggung 

TRIBUNHEALTH.COM - Cedera, radang sendi, dan kelelahan adalah penyebab umum dari sakit punggung.

Namun menurut para ahli, sakit punggung juga bisa disebabkan berbagai jenis kanker.

Kanker kandung kemih, kanker tulang belakang, hingga kanker paru-paru dapat menyebabkan gejala ini.

Dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk, berikut ini sederet kanker yang bisa menyebabkan sakit punggung.

Kanker kandung kemih

Nyeri di punggung bawah bisa menjadi tanda kanker di kandung kemih, organ di perut bagian bawah yang menyimpan urin.

Tumor dapat muncul di mana saja di kandung kemih, tetapi Yale Medicine menjelaskan yang paling umum adalah tumbuh di jaringan terdalam di dalam kandung kemih.

"Lapisan kandung kemih terus-menerus bersentuhan dengan karsinogen yang memasuki aliran darah dan disaring melalui ginjal," kata Dokter Daniel Petrylak dari Yale Medicine.

Ilustrasi alami gejala kanker kandung kemih
Ilustrasi alami gejala kanker kandung kemih (Grid.id)

Karsinogen adalah bahan kimia yang dapat bereaksi dengan DNA yang menyebabkan sel bereplikasi secara berlebihan dan menjadi kanker.

Nyeri punggung bawah dilaporkan sebagai tanda lanjutan dari kanker kandung kemih.

2 dari 3 halaman

Jika itu terjadi dengan gejala kanker kandung kemih lainnya, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sesegera mungkin.

Gejala-gejala yang dimaksud bisa termasuk sering buang air kecil, darah dalam urin, dan nyeri saat buang air kecil.

Baca juga: Sering Menahan Buang Air Kecil dan Kurang Minum Menjadi Faktor Infeksi Kandung Kemih

Kanker tulang belakang

ilustrasi nyeri punggung
ilustrasi nyeri punggung (kompas.com)

Meskipun jarang, kanker di sumsum tulang belakang dan tulang belakang mungkin menjadi penyebab sakit punggung.

Tumor jinak di tulang belakang, yang tidak menimbulkan ancaman penyebaran ke bagian tubuh lain, juga bisa menjadi penyebabnya.

Jika sakit punggung adalah tanda kanker tulang belakang, ini baru tanda awal dan seiring waktu dapat menyebar ke tempat lain.

Menurut Mayo Clinic, rasa sakit juga dapat menyebar ke pinggul, kaki, kaki, atau lengan dan dapat memburuk dari waktu ke waktu, bahkan meski sedang mendapat perawatan.

Nyeri punggung mungkin merupakan tanda utama kanker tulang belakang, tetapi mati rasa, kelemahan, koordinasi yang buruk pada lengan dan kaki, dan kelumpuhan juga dapat menjadi gejala.

Baca juga: 7 Cara Atasi Sakit Punggung Selama Kehamilan, Ubah Posisi Tidur hingga Rutin Aktivitas Fisik

Kanker paru-paru

ilustrasi pengobatan kanker paru
ilustrasi pengobatan kanker paru (kompas.com)

Kanker paru-paru adalah kanker umum lainnya yang dapat menyebabkan sakit punggung.

3 dari 3 halaman

Beberapa bentuk penyakit ini memiliki tingkat kelangsungan hidup yang rendah sehingga sangat penting untuk mengunjungi dokter jika sakit punggung muncul bersamaan dengan gejala kanker paru-paru lainnya.

Tanda-tanda utama kanker paru-paru termasuk batuk darah, sesak napas terus-menerus, batuk berkepanjangan yang memburuk, dan batuk yang menetap selama dua minggu atau lebih.

Penyakit ini secara luas dibagi menjadi dua kelompok: kanker paru-paru non-sel kecil dan kanker paru-paru sel kecil.

Baca juga: Meski Tak Pernah Merokok, Seseorang Dapat Terkena Kanker Paru-paru jika Terpapar Polusi

Kanker paru-paru non sel kecil adalah bentuk yang paling umum dan memiliki tingkat kelangsungan hidup yang lebih tinggi daripada sel kecil.

Risiko seseorang terkena kanker dapat dipangkas dengan membuat beberapa perubahan penting pada gaya hidup.

Makan makanan sehat yang rendah buah dan sayuran, melakukan olahraga teratur, dan tidak merokok akan menurunkan risiko secara signifikan.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sekitar 30-40 persen risiko kanker dapat dikaitkan dengan faktor gaya hidup.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved