Breaking News:

Pentingnya Mengetahui Diet Sehat yang Tepat dan Tidak Berbahaya Bagi Tubuh

Seringkali kita temui individu ingin melakukan diet dengan tujuan menurunkan berat badan. Dalam melakukan diet tentunya harus memilih diet yang sehat.

buku.kompas.com
ilustrasi diet sehat 

TRIBUNHEALTH.COM - Berbicara tentang diet, tentu sudah tidak asing di telinga.

Banyak individu melakukan diet bertujuan untuk menurunkan berat badan.

Bahkan beberapa di antara inividu yang melakukan diet, tak jarang ditemui memilih diet ekstrim.

Padahal dalam melakukan diet sebaiknya kita memilih diet yang sehat.

Diet yang sehat tentunya adalah diet yang seimbang.

Antara porsi karbohidrat, porsi protein, dan porsi lemak harus seimbang.

Karbohidrat tetap diperlukan, namun yang diperlukan adalah kita memilih karbohidrat kompleks bukan karbohidrat sederhana.

Karbohidrat sederhana yaitu karbohidrat yang sangat cepat meningkatkan kadar gula darah.

ilustrasi diet sehat
ilustrasi diet sehat (buku.kompas.com)

Baca juga: Bisakah Hilangkan Lemak di Area Punggung Lewat Diet? Simak 4 Tips Berikut Ini

Contoh dari karbohidrat sederhana adalah makanan-makanan manis, roti, cake dan coklat tergolong sangat cepar meningkatkan kadar gula darah.

Sebaiknya kita memilih karbohidrat kompleks misalnya serat, gandum, nasi merah dan buah.

2 dari 3 halaman

Perlu kita ketahui bahwa nasi merah memiliki banyak serat.

Kandungan gula dari nasi merah juga tergolong lebih rendah.

Sehingga tidak terlalu berbahaya untuk badan kita.

Kalori dari nasi merah juga tergolong lebih rendah.

Diet yang kita pahami biasanya adalah mengurangi makanan, dari arti kata aslinya diet adalah makan.

Baca juga: Diet Ketat Dapat Mempengaruhi Kesehatan Kulit, Begini Kata dr. Sriyatty Sengkey, M.Kes

Untuk menurunkan berat badan tentunya diet yang sehat.

Namun diet yang sehat tidak hanya untuk menurunkan berat badan tetapi juga untuk menjaga kondisi metabolisme tubuh agar tetap sehat dan baik.

Sebenarnya diet sehat bisa dilakukan oleh semua orang.

Metabolisme tubuh paling mudah diketahui dari kondisi tubuh kita sendiri, misalnya apakah kita mudah merasa lelah, apakah kita merasa fit, sering pusing maupun sering pegal-pegal dan lains ebagainya.

Bila lebih lanjut, sebaiknya melakukan periksa tekanan darah dan periksa lab misalnya cek kadar gula darah dan kolesterol.

3 dari 3 halaman

Tetapi kita bisa mengenali apakah metabolisme tubuh kita baik atau tidak.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan dr. Syahidatul Wafa, Sp.PD. Seorang dokter spesialis penyakit dalam.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved