Breaking News:

Mahasiswa Mahasaraswati Gelar Edukasi Sadar Kebersihan Lingkungan Warga Desa Dauh Peken, Bali

Mahasiswa Universitas Mahasaraswati terjun langsung ke masyarakat dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN)

Muhammad Ikbal
Mahasiswa Universitas Mahasaraswati terjun langsung ke masyarakat dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengedukasi warga akan pentingnya upaya optimalisasi agar lebih sadar akan kebersihan lingkungan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Tabanan 

TRIBUNHEALTH.COM - Mahasiswa Universitas Mahasaraswati terjun langsung ke masyarakat dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengedukasi warga akan pentingnya upaya optimalisasi agar lebih sadar akan kebersihan lingkungan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Tabanan.

Kegiatan KKN atau pengabdian kepada masyarakat itu berlangsung selama 41 hari terhitung dari tanggal 26 Juli sampai tanggal 19 September dan merupakan salah satu jenjang study yang harus ditempuh para mahasiswa.

Koordinator Desa (Kordes) KKN, Ari Nova menjelaskan, upaya akan peningkatan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan tersebut sekaligus merupakan salah satu program unggulan dari kelompok pengabdian masyarakat Desa Dauh Peken, Kabupaten Tabanan.

Baca juga: Usahakan Menjaga Higienitas Makanan dan Lingkungan untuk Menghindari Terjadinya Keracunan

“Dalam program ini, mahasiswa Unmas Denpasar terjun ke lingkungan masyarakat selama 41 hari mengabdikan diri mengedukasi masyarakat desa Dauh Peken Tabanan untuk lebih sadar menjaga kebersihan lingkungan,” ungkap Ari Nova disela-sela kegiatan KKN, Selasa, 20 September 2022.

Selain itu, masalah sampah masih harus diakui masih menjadi problematika sendiri di tengah masyarakat khususnya di Desa Dauh Peken, Tabanan.

Mahasiswa Universitas Mahasaraswati terjun langsung ke masyarakat dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengedukasi warga akan pentingnya upaya optimalisasi agar lebih sadar akan kebersihan lingkungan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Tabanan
Mahasiswa Universitas Mahasaraswati terjun langsung ke masyarakat dalam kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mengedukasi warga akan pentingnya upaya optimalisasi agar lebih sadar akan kebersihan lingkungan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Tabanan (Muhammad Ikbal)

Masalah akan kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan turut diamini Kepala Desa Dauh Peken, I Komang Sana Yasa.

Sana Yasa menegaskan jika masalah sampah menjadi salah satu problematika karena merupakan sumber utama yang menjadi permasalahan dalam pelestarian lingkungan khususnya di desanya.

“Masalah sampah merupakan salah satu problematika yang masih kurang disadari oleh masyarakat,” ungkap Sana Yasa, Sabtu,17 september 2022.

Baca juga: Waspada, Lingkungan Luar Berhubungan Langsung dengan Paru-paru Dapat Menyebabkan Masalah Kesehatan

Untuk itu, dalam upayanya meningkatkan kesadaran masyarakat akan kebersihan lingkungan, Ari Nova dan kelompoknya segera melakukan upaya sosialisasi selama seminggu penuh pada akhir bulan Agustus kemarin. 

Kegiatan itu dibarengi dengan upaya berkunjung ke rumah-rumah warga pada setiap banjar dengan memanfaatkan media brosur yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat memahami materi sosialisasi.

Berkunjung ke rumah-rumah warga pada setiap banjar dengan memanfaatkan media brosur yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat memahami materi sosialisasi.
Berkunjung ke rumah-rumah warga pada setiap banjar dengan memanfaatkan media brosur yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat memahami materi sosialisasi. (Muhammad Ikbal)

"Melalui plang edukasi sampah dan sosialisasi pemilahan sampah diharapkan masyarakat Desa Dauh Peken menjadi lebih sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menjadikan desa yang bebas dari sampah plastik, Bersama Kita Membangun Desa" tambah Ari Nova seraya berharap program ini rutin dilaksanakan dan dapat menjadikan Desa Dauh Peken tetap menjadi desa yang bersih, sehat, dan nyaman.

Selain melibatkan para perangkat Desa Dauh Peken, para mahasiswa KKN juga turut melibatkan TPS 3R Sadu Kencana, Kelompok Wanita Tani (KWT) Kota Pala, SDN 1 Dauh Peken, SD Islam Yayasan Marzuki Tabanan, dan seluruh masyarakat Desa Dauh Peken.

Tim pengabdian masyarakat sebelumnya juga melakukan sebuah gagasan dengan melaksanakan program sosialisasi pemilahan sampah, melalui pembuatan brosur bagaimana cara pengelolaan sampah serta pembuatan papan edukasi tentang bahaya sampah plastik.

Baca juga: Faktor Genetik dan Lingkungan Bisa Mempengaruhi Tumbuh Kembang, Ini Aspek yang Perlu Diperhatikan

Upaya edukasi itu dilakukan dengan pembuatan hingga pemasangan plang edukasi sampah yang berisikan kata-kata unik tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Media edukasi tersebut sudah dipasang di area Kantor Desa, TPS 3R, SDN 1 Dauh Peken dan SD Islam Yayasan Marzuki Tabanan,” tegas Dwi, salah satu peserta KKN lainnya.

Para mahasiswa KKN Universitas Mahasaraswati itu juga berharap dapat membantu desa dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah mulai dari skala sumber yaitu rumah tangga guna mengurangi adanya sampah khususnya di Desa Dauh Peken.

Baca juga: Dokter Sebut Penyakit Infeksi Dapat Dicegah dengan Menjaga Kebersihan Diri dan Kebersihan Lingkungan

Serta dengan melakukan pemilahan sampah dari rumah dapat mempermudah petugas dalam proses pengolahan sampah dan mencegah pencemaran lingkungan.

Sejalan dengan keinginan para mahasiswa KKN Universitas Mahasaraswati, Gusti Putu Suyoga selaku pengelola TPS 3R Sadu Kencana Desa Dauh Peken menjelaskan adanya sosialisasi dan edukasi tentang bahaya sampah plastik melalui pemasangan papan edukasi dapat membantu petugas TPS dalam pemilahan sampah dari rumah.

“Ini akan membantu petugas dalam pemilahan sampah dari rumah,” tegas Gusti Putu Sayoga, Minggu 18 September 2022.

Muhammad Ikbal

(TRIBUNHEALTH)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved