Breaking News:

Ini Cara Perawatan pada Pasien yang Mengalami Infeksi Jamur, Bisa Dilakukan di Rumah

Infeksi jamur dikenal dengan istilah Dermatomikosis yang disebabkan oleh infeksi jamur, ditandai dengan rasa gatal dan muncul ruam-ruam pada kulit.

freepik.com
ilustrasi pengpbatan infeksi jamur pada kulit 

TRIBUNHEALTH.COM - Pada perawatan infeksi jamur tidak ada yang khusus, hanya saja harus rutin.

Misalnya diberikan terapi obat jamur berupa topikal.

Perawatan dirumah harus sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh dokter sebelum mendapatkan terapinya.

Untuk terapi, pengolesannya yaitu dari area luar lesi jamur.

Misalkan lebar dari lesi jamur berdiameter sekitar 5cm maka kita tarik keluar 2cm ke arah dalam, bukan dari dalam ke luar.

Alasannya adalah agar infeksi jamur tidak menyebar ke area kulit lainnya.

Dalam mengoleskan obat ke lesi jamur, ternyata ada cara khususnya untuk menghindari penyebaran.

ilustrasi pengpbatan infeksi jamur pada kulit
ilustrasi pengpbatan infeksi jamur pada kulit (freepik.com)

Baca juga: Infeksi Jamur yang Tidak Segera Ditangani dengan Benar Memicu Komplikasi? Ini Kata dr. Halim Perdana

Biasanya masyarakat ada yang salah kaprah dalam melakukan pengobatan infeksi jamur.

Bahkan seringkali ketika merasa gatal atau sudah mengetahui jika mengalami infeksi jamur tidak terbutu-buru ke rumah sakit atau ke dokter, malah melakukan pengobatan sendiri.

dr. Halim Perdana menyampaikan, kadang-kadang masyarakat mengaggap bahwa infeksi jamur ini adalah masalah yang sepele.

Padahal sebenarnya, apabila infeksi jamur tidak ditangani dengan baik dampaknya akan semakin fatal dan penyembuhannya relatif lebih lama apabila tidak teratur pemberian obat dan tidak benar cara pemberian obatnya.

Infeksi jamur dikenal dengan istilah Dermatomikosis.

Dermatomikosis disebabkan oleh infeksi jamur, ditandai dengan rasa gatal dan muncul ruam-ruam pada kulit.

Baca juga: Infeksi Jamur Beresiko Dialami Siapa Saja, Adakah Jenis-jenis Kulit yang Rentan Mengalaminya?

Masalah ini terdapat pada lapisan atas kulit dan juga di bawah lapisan kulit.

Terdapat beberapa faktor penyebab dari Dermatomikosis yakni Trichopyton rubru atau spesies ekodermatobiton dan micro sprorum.

dr. Halim Perdana menyampaikan, proses penularan infeksi jamur melalui kontak langsung terhadap manusia, binatang maupun tumbuhan yang terinfeksi oleh jamur.

Untuk rentang waktu penularannya tidak bisa dipastikan dan tergantung dari imunitas seseorang tersebut.

Berjabat tangan pun ternyata menjadi salah satu proses penularan infeksi jamur.

Jika infeksi jamur tidak ditangani dengan baik, dikhawatirkan akan muncul infeksi kulit.

Baca juga: Waspada Infeksi Jamur pada Kulit yang Dijelaskan dr. Halim Perdana Kusuma Sp.DV

dr. Halim menyampaikan bahwa infeksi jamur berbeda dengan infeksi kulit.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved