Breaking News:

Tingginya Kadar Kolesterol Sebabkan Kerontokan Rambut di Area Kaki

Ketika arteri menjadi sempit dan aliran darah menjadi terbatas, kaki serta rambut yang tumbuh di area ini dapat terkena dampaknya

freepik.com
ilustrasi rambut kaki mengalami rontok akibat kolesterol 

TRIBUNHEALTH.COM - Tingginya kolesterol bisa terjadi akibat efek gaya hidup yang tidak sehat.

Ketika kolesterol tidak dikontrol dengan baik, dapat terjadi penumpukan di arteri dan memicu gejala.

Salah satu tanda dari penumpukan ini adalah rambut rontok, sebagaimana dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk, Sabtu (17/9/2022).

“Bila Anda memiliki terlalu banyak plak, arteri Anda bisa menyempit dan membatasi aliran darah,” tulis situs medis Saint Luke.

Ketika arteri menjadi sempit dan aliran darah menjadi terbatas, kaki serta rambut yang tumbuh di area ini dapat terkena dampaknya.

Baca juga: Penelitian Ilmiah Ungkap Brokoli Dapat Turunkan Kolesterol, Simak Uraiannya Berikut Ini

ilustrasi kolesterol
ilustrasi kolesterol (kompas.com)

Aliran darah yang terbatas di kaki Anda terkadang dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai iskemia ekstremitas kritis (CLI).

Dan salah satu tanda yang dapat mengungkapkan CLI adalah kerontokan rambut di kaki, kata layanan kesehatan Inggris, NHS.

Kulit di area ini juga bisa tampak halus, berkilau, atau sangat kering.

Lebih buruk lagi, NHS menyebut kondisi ini merupakan komplikasi yang cukup serius dan bisa menjadi tantangan tersendiri untuk disembuhkan.

Gejala lain kolesterol

ilustrasi tanda kolesterol pada kaki
ilustrasi tanda kolesterol pada kaki (lampung.tribunnews.com)

Baca juga: Kaki Terasa Nyeri Disertai Sensasi Terbakar? Waspada Gejala Kekurangan Vitamin B12

Selain perubahan pada kulit, kondisi ini juga dapat menyebabkan tanda-tanda antara lain:

  • Rasa sakit terbakar yang parah di kaki yang berlanjut bahkan saat sedang beristirahat
  • Luka dan borok (luka terbuka) di kaki dan kaki yang tidak kunjung sembuh
  • Kehilangan massa otot di kaki
  • Kulit pada jari kaki atau tungkai bawah menjadi dingin dan mati rasa, berubah menjadi merah dan kemudian hitam, dan/atau mulai membengkak dan menghasilkan nanah yang berbau, menyebabkan nyeri hebat (gangren).

NHS mendesak untuk segera menghubungi dokter jika merasa menderita CLI.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved