Breaking News:

Beberapa Orangtua Menakuti Anak Jika Tidak Sikat Gigi akan Bertemu Dokter, Ini Kata drg. Anastasia

Tentu kita sering menjumpai orangtua yang menakut-nakuti anak apabila tidak mau menyikat gigi. Padahal keputusan tersebut sangat tidak baik.

freepik.com
ilustrasi anak yang melakukan pemeriksaan ke dokter gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Beberapa orangtua mengatasi anak yang slit sikat gigi dengan kata "jika tidak mau sikat gigi, nanti akan bertemu dengan dokter gigi".

Trauma orangtua, mindset orangtua, termasuk cara mendampingi anak-anak dari rumah memiliki peran yang sangat besar.

drg. Anastasia mengatakan bahwa beliau sangat tidak setuju dengan cara pendidikan yang menakut-nakuti anak, karena akan menimbulkan trauma.

51 persen trauma anak dialami pada masa anak-anak, bukan saat masa remaja.

Perlu kehati-hatian dan pemahaman yang sungguh dari orangtua dalam mendampingi anak terkait cara berfikir atau penanaman pendidikan mengenai kesehatan.

Penanaman mengenai kesehatan seperti bagaimana cara menjaga kesehatan dirinya, termasuk hal-hal yang idealnya dilakukan.

ilustrasi anak yang melakukan pemeriksaan ke dokter gigi
ilustrasi anak yang melakukan pemeriksaan ke dokter gigi (freepik.com)

Baca juga: Pentingnya Peran Orangtua dan Keluarga pada Trauma Anak Terhadap Dokter Gigi

Yang perlu dilakukan orangtua adalah jangan menakut-nakuti anak, selain itu juga jangan berbohong pada anak bahwa ketika anak ke dokter terdapat prosedur tindakan yang hanya dilakukan oleh dokter.

Prosedur tersebut bisa hanya edukasi maupun berupa tindakan tertentu.

Tetapi tujuan dokter bukanlah untuk menyakiti anak.

Apabila mindset dari orangtua adalah "ke dokter gigi bagian dari tindakan punishment", sangat tidak ideal bagi perkembangan kejiwaan anak-anak.

Terutama dalam proses bagimana anak menjaga kesehatan tubuhnya.

Ke dokter maupun ke dokter gigi adalah cara atau proses dalam menjaga kesehatan atau menyemuhkan kondisi keluhan yang dialami, bukan sesuatu yang menakutkan atau hukuman bagi anak.

Baca juga: drg. R. Ngt. Anastasia Sampaikan Cara Mengatasi Trauma Anak ke Dokter Gigi

Ketika bagi anak-anak ke dokter maupun ke dokter gigi adalah bagian dari "hukuman" akan berimbas trauma pada anak-anak.

Dan ketika seseorang mengalami trauma, proses kerjasama antara pihak medis dengan pasien khususnya anak-anak bisa terganggu.

drg. Anastasia mengatakan bahwa dokter memiliki metode untuk mengatasi masalah tersebut, tetapi kerjasama dengan keluarga dikatakan sangat penting.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Seorang dokter gigi.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved