Breaking News:

5 Fakta Seputar Media Penularan Cacar Monyet, Hubungan Seksual Jadi yang Paling Berisiko

Sebagian besar infeksi terjadi melalui kontak yang sangat dekat untuk jangka waktu yang lebih lama, seperti karena keintiman seksual

jogja.tribunnews.com
ilustrasi penularan cacar monyet melalui hubungan seksual 

TRIBUNHEALTH.COM - Wabah cacar monyet telah dikonfirmasi di berbagai negara dan mempengaruhi banyak orang di seluruh dunia.

Virus itu dinyatakan sebagai 'Public Health Emergency of International Concern' oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) bulan lalu.

Meskipun tidak terlalu mematikan, cacar monyet bisa menjadi penyakit yang sangat menyiksa dan menyakitkan untuk dialami.

Penyakit ini juga dapat meninggalkan bekas luka fisik.

Yang terbaik yang dapat dilakukan adalah melindungi diri sendiri dengan mengikuti langkah-langkah pencegahan yang diperlukan sejak awal.

Inilah fakta menarik yang perlu diketahui tentang cara melindungi diri dari virus cacar monyet, dilansir TribunHealth.com dari berita India Times pada Senin (22/8/2022).

Kontak seksual

Ilustrasi hubungan seksual
Ilustrasi hubungan seksual (Freepik)

Baca juga: Cegah Penyebaran, Segera Isolasi jika Terkena Gejala Virus Cacar Monyet, Simak Imbauan Berikut

Tidak seperti Covid-19, tidak mudah terinfeksi virus cacar monyet.

Sebagian besar infeksi terjadi melalui kontak yang sangat dekat untuk jangka waktu yang lebih lama, seperti karena keintiman seksual.

Para ahli mengatakan bahwa sejauh ini, sekitar 94 persen kasus cacar monyet terjadi di antara pria yang berhubungan seks dengan pria, tetapi itu bukan jaminan untuk selalu demikian.

2 dari 4 halaman

Para ahli menegaskan cacar monyet juga dapat menyebar ke jejaring sosial lain yang berhubungan dekat dengan orang yang terinfeksi.

Haruskah menjauhkan diri dari seks?

ilustrasi seseorang yang mengalami cacr monyet
ilustrasi seseorang yang mengalami cacr monyet (health.grid.id)

Para ahli percaya bahwa meminta orang untuk tidak melakukan hubungan seks secara praktis tidak mungkin dilakukan.

Itulah sebabnya mereka menyarankan agar tiap orang memperhatikan jika dirinya atau pasangannya mengalami gejala apa pun dan menganggapnya serius.

Yang terbaik adalah memeriksa diri sendiri dan pasangan, jika ada ruam baru sebelum melakukan hubungan intim.

Baca juga: Cacar Monyet Sudah Teridentifikasi di Indonesia, Ini Asal Muasal hingga Gejala yang Dialami

Selain itu, waspadai gejala mirip flu, seperti demam, menggigil, batuk, atau sakit kepala.

Juga sangat penting untuk mengomunikasikan potensi risiko apa pun dengan pasangan.

Kontak non-seksual yang dekat dan berkepanjangan

ilustrasi seseorang yang mengalami cacar monyet
ilustrasi seseorang yang mengalami cacar monyet (kompas.com)

Bentuk kontak fisik biasa tampaknya belum menjadi faktor risiko utama penyebaran virus cacar monyet.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine pada bulan Juli, kurang dari 1 persen orang yang terinfeksi Monkeypox secara global tertular virus karena “kontak nonseksual.”

3 dari 4 halaman

Ini berarti bahwa tempat-tempat umum seperti restoran, bioskop, atau konser tidak akan menimbulkan banyak risiko.

Baca juga: Fakta Seputar Cacar Monyet yang Tengah Mewabah, Kini Resmi Berganti Nama

Kontak biasa yang dimaksud di sini bisa berupa menjabat tangan seseorang, menyentuh kenop pintu, atau mengenakan pakaian yang dikenakan seseorang yang terinfeksi.

Bagaimanapun, risiko infeksi selalu lebih rendah, ketika kontak dari orang ke orang, atau kulit ke kulit lebih terbatas.

Gejala cacar monyet yang paling jelas

ilustrasi seseorang yang mengalami cacar monyet
ilustrasi seseorang yang mengalami cacar monyet (kompas.com)

Baca juga: Lindungi Diri dari Virus Cacar Monyet dengan Perbanyak Konsumsi Vitamin, Simak Imbauan Berikut

Tanda-tanda cacar monyet adalah ruam, yang muncul sebagai lesi yang menonjol pada kulit.

Seorang pasien dapat memiliki hanya satu atau banyak lesi pada suatu waktu.

Menurut data dari New England Journal of Medicine and Centers for Disease Control and Prevention, sejauh ini, setidaknya 95 persen orang dengan monkeypox telah mengembangkan lesi kulit.

Kebanyakan lesi cacar monyet biasanya tidak menimbulkan rasa sakit, kecuali di area genital, yang bisa sangat sulit untuk ditangani.

Gejala penting lainnya

ilustrasi pasien demam karena cacar monyet
ilustrasi pasien demam karena cacar monyet (health.grid.id)

Perlu untuk menghubungi dokter jika mengalami gejala terkait cacar monyet lainnya seperti demam, kedinginan, pembengkakan kelenjar getah bening atau nyeri tubuh.

4 dari 4 halaman

Gejala seperti flu ini biasanya mulai empat atau lima hari sebelum ruam berkembang.

Beberapa orang mungkin tidak pernah mengalami ruam sama sekali.

Baca juga: Cacar Monyet Mulai Menular ke Hewan Peliharaan, Kasus Pertama Telah Dikonfirmasi

Pengujian untuk cacar monyet biasanya melibatkan swabbing setidaknya satu hingga dua lesi.

Jika Anda merasa memiliki gejala cacar monyet yang mirip dengan flu dan tidak mengalami ruam, yang terbaik adalah tidak mengambil kesimpulan apa pun sampai melakukan pengetesan.

Para ahli menyarankan untuk sementara menghindari kontak berisiko dengan orang lain.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved