Breaking News:

Kenali Penyebab dan Gejala dari Gastroenteritis yang Disampaikan oleh dr. Roro Rukmi Sp.A

Gastroenteritis bisa disebabkan karena infeksi maupun non infeksi. Jika infeksi artinya terdapat organisme didalam saluran cerna.

tribunnewswiki.com
ilustrasi anak yang mengalami gastroenteritis 

TRIBUNHEALTH.COM - Gejala muntah, gejala diare, dan mungkin ada gejala lain seperti sakit perut juga masuk ke dalam gejala-gejala penyakit yang bernama gastroenteritis.

Penyebab gastroenteritis bisa dikarenakan infeksi dan non infeksi.

Infeksi artinya ada organisme, dalam hal ini bisa bakteri, virus dan parasit yang masuk ke dalam saluran cerna.

Sehingga akan menimbulkan gejala seperti muntah, demam, mual, sakit perut, dan diare.

Sedangkan penyebab gastroenteritis non infeksi tidak disebabkan oleh organisme seperti halnya infeksi.

Gastroenteritis non infeksi bisa dikarenakan makanan yang mengandung zat-zat yang menyebabkan seseorang alergi.

Proses alergi tersebut bisa menyebabkan diare.

ilustrasi anak yang mengalami gastroenteritis
ilustrasi anak yang mengalami gastroenteritis (tribunnewswiki.com)

Baca juga: Usia Berapa Orang Sering Mengalami Malnutrisi? Ini Kata R. Radyan Yaminar S.Gz

Selain karena makanan, gastroenteritis bisa disebabkan karena intoleran zat pada susu yang bernama laktosa dan disebut intoleransi laktosa.

Terjadinya gastroenteritis infeksi dikarenakan bakteri, parasit dan jamur yang masuk ke dalam saluran pencernaan.

Masuknya jamur, parasit, dan bakteri penyebab gastroenteritis infeksi bisa melalui makanan yang terkontaminasi, contohnya adalah tifoid.

2 dari 3 halaman

Tifoid bisa menyebabkan enteritis karena bertempat pada usus di mana tempat bertumbuh kembangnya kuman tersebut.

Selain karena makanan, terjadinya gastroenteritis bisa dikarenakan air yang mengandung virus sehingga menyebabkan gejala gastroenteritis atau gejala diare.

Tidak mencuci tangan sebelum makan juga bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya gastroenteritis.

Baca juga: Pengobatan Kanker Serviks dengan Metode dr. Ibnu Sina Tak Menggunakan Bantuan Radiasi

Dikarenakan tangan bisa saja menyentuh benda yang terdapat kuman dan bisa masuk ke dalam saluran cerna.

Banyak cara penyebab gastroenteritis masuk ke dalam tubuh, melalui sesuatu yang kita konsumsi.

Anak dengan gastroeteritis bisa mengalami gejala demam dan mual.

dr. Roro Rukmi menyampaikan, karena demam merupakan salah satu tanda dari infeksi.

Organisme seperti virus, bakteri, maupun parasit menyebabkan tubuh merespon dan mengeluarkan zat yang akhirnya menyebabkan demam.

Wujud dari BAB juga bisa bermacam-macam, misalnya BAB dengan lebih banyak air dan tidak ada ampasnya.

Tetapi ada juga berwujud air disertai ampas.

Baca juga: 5 Manfaat Konsumsi Bayam, Baik untuk Kesehatan Mata hingga Bantu Turunkan Tekanan Darah

3 dari 3 halaman

Selain berwujud air yang disertai dengan ampas, ada juga lendir dan darah.

dr. Roro Rukmi menyampaikan, dokter akan menanyakan karakter, wujud, warna bahkan bau dari BAB pun bisa ditanyakan oleh dokter.

Misalkan karena intoleransi laktosa maka BAB akan berbau asam.

Dikarenakan laktosa yang beradap pada susu tidak bisa dipecah, sehingga menumpuk di dalam usus.

Kemudian diragikan oleh kuman-kuman yang berada di dalam usus.

Memang gejala-gejala tersebut berbeda-beda tergantung dari penyebabnya.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung News Video bersama dengan dr. Roro Rukmi Windi Perdani, Sp.A. Seorang dokter spesialis anak Rumah Sakit Hermina Lampung.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved