Breaking News:

dr. Huminsa Ranto Sp.A, M.Sc Paparkan Pantangan Makanan hingga Proses Penyembuhan pada Tipes Anak

Menurut dr. Huminsa Ranto, penderita tipes tidak ada pantangan makanan apapun, yang terpenting adalah makanan tersebut terjaga kebersihannya.

Kompas.com
Ilustrasi anak mengalami sakit tipes. 

TRIBUNHEALTH.COM - Tipes adalah suatu kondisi dimana seseorang terinfeksi suatu bakteri yang menyerang sistem pencernaan.

Bakteri penyebab tipes disebut dengan Salmonella typhosa yang biasanya bakteri ini menempel pada makanan dan minuman yang tidak bersih.

Sehingga ketika makanan dan minuman yang ditempeli bakteri tersebut dikonsumsi dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan.

Penyakit tipes atau thypus ini ditandai dengan adanya gangguan pada sistem pencernaan seperti sakit perut, mual, muntah, diare, hingga demam.

Baca juga: dr. Huminsa Ranto Himbau Pentingnya Menjaga Kebersihan Makanan Agar Terhindar dari Penyakit Tipes

ilustrasi seorang anak yang sedang sakit tipes
ilustrasi seorang anak yang sedang sakit tipes (travel.kompas.com)

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Spesialis Anak, dr. Huminsa Ranto Sp.A, M.Sc memberikan penjelasan pada tayangan YouTube Tribun Lampung News Video.

dr. Ranto menyampaikan, bakteri Salmonella tyhposa yang masuk ke dalam pencernaan tersebut tidak akan langsung menimbulkan gejala tipes.

Bakteri yang masuk ke dalam mulut dan saluran pencernaan tersebut ada yang namanya masa inkubasi, yaitu waktu yang diperlukan oleh patogen untuk berlipat ganda sehingga dapat menimbulkan gejala pada inangnya.

"Tipes itu antara 3 hari hingga 7 hari, jadi mulai masuknya bakteri ke dalam tubuh, kemudian tubuh memberikan reaksi akibat adanya bakteri yang masuk."

"Reaksi dari tubuh inilah yang nantinya akan menimbulkan gejala seperti sakit perut, mual, muntah, hingga diare."

Baca juga: dr. Huminsa Ranto Sp.A, M.Sc Himbau untuk Segera Bawa Anak ke Dokter Jika Demam Tak Kunjung Turun

Ilustrasi gejala yang ditimbulkan pada penderita tipes
Ilustrasi gejala yang ditimbulkan pada penderita tipes (medan.tribunnews.com)

Tidak Ada Pantangan Makanan

2 dari 3 halaman

Menurut dr. Ranto, seseorang yang menderita tipes tidak ada pantangan makanan, yang terpenting adalah makanan dan minuman yang dikonsumsi terjamin kebersihannya.

"Biasanya gejala tipes itu adalah mual dan muntah, ketika anak mengalami tipes ia biasanya tidak mau makan atau tidak nafsu makan."

"Saya selalu menyarankan kepada orangtua untuk memberikan makanan kepada anak, makanan apa yang anaknya suka silahkan diberikan."

"Karena saat sakit tipes perut tidak boleh dipuasakan atau dikosongkan, perut harus tetap bekerja."

"Kalau anak tidak mau nasi bisa diganti dengan roti atau kue, bisa juga diberikan susu, yang penting perut tidak kosong," jelas dr. Ranto.

Baca juga: dr. Dwi Septiadi Sebut Penyebab Tipes adalah Higienitas yang Tidak Terjaga, Bukan Karena Kelelahan

Ilustrasi anak alami kejang dan demam saat tipes.
Ilustrasi anak alami kejang dan demam saat tipes. (Kompas.com)

Penyembuhan Tipes

dr. Ranto menjelaskan, penyembuhan tipes pada anak ini bisa terhitung cepat, jika obatnya tepat dua hari hingga tiga hari sudah mengalami perbaikan.

"Asal obatnya tepat, karena obat antibiotik itukan banyak jenisnya ya."

"Saya himbau harus berhati-hati dalam memberikan obat antibiotik kepada anak yang sedang tipes," terang dr. Ranto.

dr. Ranto melanjutkan, tipes terjadi bukan karena kelelahan, namun pada saat tubuh kelelahan biasanya daya tahan tubuh akan menurun.

Baca juga: Mitos atau Fakta bahwa Sering Lembur Bisa Menyebabkan Sakit Tipes? Berikut Penjelasan Dokter

Ilustrasi anak sakit tipes.
Ilustrasi anak sakit tipes. (Kompas.com)
3 dari 3 halaman

Ketika daya tahan tubuh menurun, berbagai macam penyakit bisa menyerang tubuh, tak hanya tipes saja, penyakit paru-paru hingga Covid-19 dapat menyerang tubuh ketika daya tahan tubuh menurun.

Oleh karena itu, dr. Ranto menghimbau untuk menjaga kondisi fisiknya agar daya tahan tubuh tidak menurun, dan sebaiknya tidak terlalu kelelahan.

"Intinya kalau daya tahan tubuh kita menurun, semua penyakit bisa masuk ke tubuh termasuk juga tipes."

"Jadi tipes yang kambuh itu terjadi karena daya tahan tubuh menurun, bukan karena kelelahan yang menyebabkan tipes," tegas dr. Ratno.

Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak, dr. Huminsa Ranto Sp.A, M.Sc dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video pada 28 Juli 2022.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved