Breaking News:

Sumbatan pada Pori-pori Menjadi Penyebab Paling Sering Terbentuknya Jerawat

Jerawat menjadi masalah pada kulit yang sering dikeluhkan. Munculnya jerawat lantaran disebabkan karena kurang bersihnya permukaan kulit.

sehatq
ilustrasi pentumbatan pori-pori yang menyebabkan jerawat 

TRIBUNHEALTH.COM - Jerawat merupakan masalah umum yang sering dikeluhkan.

Adanya jerawat tentu saja membuat seseorang merasa kurang percaya diri dan juga tidak nyaman.

Jerawat merupakan salah satu kelainan pada kulit, di dalam bahasa kedokteran termasuk penyakit kulit.

Jerawat adalah suatu kelainan yang ada dikulit dan timbul pada kulit seperti papule, custule, an juga berbentuk komedo.

Bisanya jerawat disebabkan karena adanya sumbatan pada kelenjar minyak atau pori-pori.

Ibaratnya kelenjar minyak didalam kulit ialah sampah yang disebabkan karena sumbatan.

ilustrasi pentumbatan pori-pori yang menyebabkan jerawat
ilustrasi pentumbatan pori-pori yang menyebabkan jerawat (sehatq)

Baca juga: Beberapa Kelainan Rahang Bisa Diatasi dengan Operasi Rekonstruksi, Ini Penjelasan drg. Andi Tajrin

Sumbatan tersebut bisanya disebabkan karena:

- Produksi minyak yang berlebih

- Penumpukan sel kulit mati

- Sumbatan kosmetik, debu, dan kotoran lainnya.

2 dari 3 halaman

Keluhan sakit ataupun nyeri saat munculnya jerawat tergantung dari model atau jenis jerawat.

Misalkan jerawat dalam jenis papule maka bentuknya seperti bejolan bulat yang biasanya berisi cairan atau darah.

Sedangkan jerawat custule, isinya lebih ke arah nanah.

Baca juga: Ragam Kejadian Pemicu Gigi Sensitif yang Perlu Disadari, Berikut Penjelasan drg. Anastasia

Apabila jerawat mengalami infeksi akibat bakteri penyebab jerawat, maka reaksi yang ditimbulakn pada kulit adalah rasa tidak nyaman, sakit, dan perih.

Jika jerawat mengalmai keluhan tersebut, tandanya terdapat reaksi dari bakteri penyebab jerawat.

Tetapi apabila jerawat merupakan tipe beruntusan atau dibilang komedo, tidak menimbulkan keluhan nyeri dan lebih ke arah gatal.

Jerawat biasanya muncul pada saat mulai memasuki usia remaja atau usia pubertas.

Usia-usia pubertas yakni diatas 12 tahun, kurang lebih diantara 13-21 tahun.

Baca juga: Berapa Lama Masa Pemulihan Pasien Stroke? Berikut Penjelasan dr. Nilla Mayasari, M.Kes., Sp.KFR-K

Pada usia tersebut merupakan masa pubertas, yakni masa dimana organ kita sudah muali aktif.

Tetapi apabila setelah usia 21 tahun masih mengalami jerawat, berarti terdapat suatu permasalahan pada tubuh seseorang tersebut.

3 dari 3 halaman

Tumbuhnya jerawat bisa disebabkan oleh berbagai hal, dan dilihat terlebih dahulu patofisiologisnya karena permasalahan apa penyebabnya.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung bersama dengan dr. Amelica Oksariani, M.Biomed (AAM) Owner Amora skin Clinic. Senin (11/4/2022)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved