Breaking News:

Orang Dewasa Muda yang Mengidap Pradiabetes Lebih Berisiko Alami Serangan Jantung

Sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius simak gejala diabetes berikut ini

kompas.com
ilustrasi diabetes 

TRIBUNHEALTH.COM - Usia adalah salah satu faktor risiko utama penyakit jantung.

Semakin tua seseorang, semakin besar kemungkinan mereka untuk mengembangkan salah satu dari segudang kondisi di bawah payung kardiovaskular ini.

Namun demikian, ini tidak berarti orang yang lebih muda tidak memiliki risiko sama sekali.

Menurut penelitian dari American Heart Association (AHA), orang dewasa muda dengan kadar gula darah yang lebih tinggi dari normal lebih mungkin untuk mengalami serangan jantung.

Biasanya, jika seseorang memiliki kadar gula darah lebih tinggi dari normal, ini berarti mereka pradiabetes, dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk, Senin (16/5/2022).

Baca juga: Apakah Pembengkakan Jantung Bisa Sembuh? Ini Kata Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah

Baca juga: Kolesterol Tinggi Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung, Gejalanya Termasuk Nyeri Leher dan Punggung

ilustrasi seseorang yang mengalami serangan jantung
ilustrasi seseorang yang mengalami serangan jantung (kompas.com)

Dengan catatan kadar gula darah mereka juga belum terlalu tinggi untuk digolongkan sebagai diabetes.

Jika seseorang pradiabetes, itu berarti mereka mungkin akan mengembangkan diabetes tipe satu atau tipe dua.

Diabetes adalah suatu kondisi di mana cara tubuh mencerna glukosa terpengaruh.

Meski dalam kategori yang sama, diabetes tipe satu dan tipe dua sangat berbeda.

Tipe satu terjadi ketika sistem kekebalan tubuh menyerang dan menghancurkan sel-sel yang memproduksi insulin.

Baca juga: Diabetes Bisa Sebabkan Lingkaran Hitam di Area Mata, Kulit Jadi Tampak Kendur dan Bengkak

Baca juga: Alami Gingivitis Bisa Perparah Kondisi Penderita Diabetes Melitus, Ini Penjelasan Dokter Gigi

Ilustrasi perbedaaan diabetes monogenik dengan tipe 1 dan 2
Ilustrasi perbedaaan diabetes monogenik dengan tipe 1 dan 2 (Pixabay)
2 dari 3 halaman

Sedangkan tipe dua terjadi ketika tubuh tidak cukup memproduksi insulin atau sel-sel tubuh tidak bereaksi terhadap insulin.

Diabetes tipe dua adalah bentuk paling umum dari diabetes di Inggris, terhitung 90 persen dari kasus.

“Pra-diabetes, jika tidak diobati, dapat secara signifikan berdampak pada kesehatan dan dapat berkembang menjadi diabetes tipe dua, yang diketahui meningkatkan risiko seseorang untuk penyakit kardiovaskular," kata penulis studi, Akhil Jain mengenai sebuah data awal.

“Dengan meningkatnya serangan jantung pada orang dewasa muda, penelitian kami difokuskan untuk menentukan faktor risiko yang berkaitan dengan populasi muda ini, sehingga pedoman ilmiah dan kebijakan kesehatan di masa depan mungkin lebih mampu mengatasi risiko penyakit kardiovaskular dalam kaitannya dengan pra-diabetes.”

Baca juga: Penyebab Terjadinya Gingivitis, Dokter Kaitkan Kebiasaan Merokok hingga Penyakit Diabetes

Baca juga: Diabetes Bisa Sebabkan Lingkaran Hitam di Area Mata, Kulit Jadi Tampak Kendur dan Bengkak

Ilustrasi anak pengidap diabetes tipe 2 yang cenderung obesitas
Ilustrasi anak pengidap diabetes tipe 2 yang cenderung obesitas (health.kompas.com)

Secara keseluruhan, mereka menemukan "dewasa muda dengan pradiabetes memiliki perubahan 1,7 kali lebih tinggi dirawat di rumah sakit karena serangan jantung dibandingkan dengan rekan-rekan mereka tanpa pradiabetes".

Selanjutnya, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menggali lebih banyak informasi tentang risiko bagi kaum muda dan risiko serangan jantung mereka.

Jika seorang anak muda dengan pradiabetes mengembangkan diabetes tipe dua, ada beberapa gejala yang mungkin mereka temui, termasuk:

  • Buang air kecil lebih dari biasanya
  • Merasa haus sepanjang waktu
  • Merasa sangat lelah
  • Menurunkan berat badan tanpa berusaha
  • Gatal di sekitar alat kelamin
  • Luka sayat atau luka membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh
  • Penglihatan kabur.
ilustrasi seseorang yang mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil
ilustrasi seseorang yang mengalami peningkatan frekuensi buang air kecil (pixabay.com)

Baca juga: Keluhan Wanita yang Sulit Menahan Kencing Bisa Diatasi dengan Treatment Vagina Tightening

Baca juga: Sering Tunda BAK, Berisiko Kencing Berdarah? Berikut Jawaban dr. Syaeful Agung Wibowo, Sp.U

Jika beberapa gejala ini muncul, NHS merekomendasikan untuk membuat janji dengan dokter umum agar tes darah dilakukan.

Sementara itu, dalam perkembangan baru untuk pasien diabetes tipe dua di AS, Food and Drug Administration (FDA) telah menyetujui penggunaan obat baru.

Dikenal sebagai tirzepatide, obat ini disuntikkan ke penderita diabetes seminggu sekali.

3 dari 3 halaman

Selain menurunkan gula darah, obat ini juga mendukung penurunan berat badan.

Berat badan, di samping pola makan yang buruk, merupakan faktor risiko utama untuk diabetes tipe dua.

Meskipun obat ini tampaknya efektif, obat ini dapat menyebabkan sejumlah efek samping seperti mual, muntah, dan diare.

Meskipun efek samping ini terdengar tidak menyenangkan, para ahli mengatakan efeknya akan berkurang seiring waktu.

Baca berita tentang kesehatan umum lainnya di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved