Breaking News:

Benarkah Penderita Asam Lambung Tidak Disarankan Konsumsi Vitamin C? Begini Kata dr. Evi Novitasari

Menurut dr. Evi Novitasari, penderita asam lambung sebaiknya mengkonsumsi vitamin C dalam bentuk oral setelah makan untuk mencegah kekambuhan.

freepik.com
ilustrasi konsumsi vitamin C dalam bentuk oral bagi penderita asam lambung 

TRIBUNHEALTH.COM - Vitamin merupakan nutrisi penting untuk kesehatan tubuh yang berguna untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Pasalnya vitamin tidak dapat diproduksi secara langsun oleh tubuh, sehingga harus diberikan vitamin dari luar, baik dari makanan dan minuman yang dikonsumsi, juga dari vitamin dalam bentuk tablet atau suplemen.

Salah satu vitamin yang penting untuk menjaga kekebalan tubuh atau imunitas tubuh adalah vitamin C.

Tak hanya untuk meningkatkan sistem imunitas tubuh, vitamin C juga memiliki banyak manfaat lainnya untuk kesehatan tubuh.

Manfaat lain dari vitamin C antara lain, mencegah masalah kehamilan, mencegah terjadinya masalah pada kulit, menjaga kesehatan tulang, meningkatkan penyerapan zat besi, dan juga sebagai antioksidan.

Tubuh yang kekurangan vitamin C akan berdampak buruk pada kesehatan, salah satunya dapat mempengaruhi struktur kolagen yang memicu terjadinya luka pada tulang atau pembuluh darah.

Baca juga: Tak Boleh Dilakukan Sembarangan, dr. Evi Sebutkan Kriteria yang Boleh Melakukan Suntik Vitamin C

Ilustrasi vitamin C dalam bentuk oral untuk menjaga kekebalan tubuh
Ilustrasi vitamin C dalam bentuk oral untuk menjaga kekebalan tubuh (pixabay.com)

Oleh sebab itu, sangat disarankan untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian dalam jumlah yang cukup dan tidak boleh kekurangan ataupun berlebihan.

Lantas benarkah vitamin C dapat memicu kekambuhan pada asam lambung dan tidak boleh dikonsumsi oleh penderita asam lambung?

Dilansir TribunHealth.com, dr. Evi Novitasari memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribun Jabar Video.

dr. Evi Novitasari menjelaskan, penderita asam lambung mengkonsumsi vitamin C berkaitan dengan waktu.

2 dari 3 halaman

Penderita asam lambung tetap boleh mengkonsumsi vitamin C, namun harus dipastikan konsumsi vitamin C tersebut dikonsumsi di waktu yang tepat.

Lantas kapan waktu yang tepat minum vitamin C bagi penderita asam lambung?

Menurut dr. Evi, untuk konsumsi vitamin C dalam bentuk oral yang bisa diminum baik vitamin C tablet minum, tablet hisap, dan suplemen memang sebaiknya diminum setelah makan.

Pada saat menjalankan ibadah puasa sebaiknya vitamin C dikonsumsi saat berbuka puasa setelah makan berat dan setelah makan sahur.

Baca juga: dr. Evi Novitasari Paparkan Manfaat dan Pentingnya Konsumsi Vitamin C saat Berpuasa

ilustrasi penderita asam lambung
ilustrasi penderita asam lambung (bangka.tribunnews.com)

Vitamin C itu merupakan asam askorbat yang memang memiliki sifat asam, oleh karena itu disarankan untuk konsumsi setelah makan agar dapat menghindari efek sampingnya.

Salah satunya untuk menghindari penyakit asam lambung yang dapat disebabkan karena konsumsi vitamin C yang sifatnya asam.

"Jadi memang disarankan untuk memberikan vitamin C oral saat perut sudah terisi makanan," terang dr. Evi.

"Saat puasa sebaiknya dikonsumsi setelah berbuka, setelah terawih, atau setelah makan sahur ya."

dr. Evi memaparkan untuk suntik vitamin C, baik suntik, infus, atau injeksi sebenarnya adalah metode untuk memberikan vitamin atau mineral langsung dari botol ke pembuluh darah intravena.

Pemberian vitamin C dalam bentuk injeksi ini memiliki akses yang langsung ke pasien bila obat itu diperlukan oleh pasien dengan segera.

Baca juga: Amankah Konsumsi Vitamin C dan Vitamin D Secara Bersamaan? Simak Ulasan dr. Nadya Noviani

Ilustrasi suntik vitamin C untuk menambah kekebalan tubuh
Ilustrasi suntik vitamin C untuk menambah kekebalan tubuh (hits.grid.id)
3 dari 3 halaman

Penyerapanya untuk vitamin C atau obat-obatan yang diberikan secara injeksi memang lebih kuat daripada yang berbentuk pil atau tablet atau kapsul.

Sehingga penyerapan vitamin C dalam bentuk injeksi ini langsung ke intravena dan tidak melalui proses pencernaan pada lambung.

Oleh karena itu pemberian vitamin C melalui suntikan atau injeksi tidak terlalu mengganggu sistem pencernaan seperti mengganggu asam lambung.

Tetapi, jika penderita asam lambung ingin konsumsi vitamin C yang diminum seperti oral, tablet, atau suplemen, sebaiknya memang dikonsumsi setelah makan.

Penjelasan ini disampaikan oleh dr. Evi Novitasari dalam tayangan YouTube Tribun Jabar Video pada 20 April 2022.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Selanjutnya
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved