Breaking News:

Anak Berkebutuhan Khusus Cenderung Mengalami Pertumbuhan Gigi yang Terlambat, Begini Penjelasannya

Menurut drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K)-AIBK normalnya gigi susu pertama kali erupsi atau tumbuh pada usia 6 bulan.

manado.tribunnews.com
Ilustrasi anak berkebutuhan khusus, drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK cenderung mengalami erupsi gigi yang terlambat 

TRIBUNHEALTH.COM - Umumnya anak berkebutuhan khusus mengalami pertumbuhan gigi yang terlambat.

Normalnya gigi susu pertama kali erupsi atau tumbuh pada usia 6 bulan.

Erupsi gigi susu

Sementara pada anak-anak berkebutuhan khusus bisa mengalami pertumbuhan saat berusia 10 bulan.

Baca juga: dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV Tegaskan Jika Penderita Vitiligo Tak Perlu Dihindari

Hal ini disampaikan oleh Dokter Gigi Anak, drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Jatim Official edisi 17 Maret 2022.

ilustrasi anak down syndrome, menurut drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK erupsi gigi susu mengalami keterlambatan
ilustrasi anak down syndrome, menurut drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK erupsi gigi susu mengalami keterlambatan (tribunnews.com)

Bahkan ada pula yang tumbuh pada usia 12 bulan,16 bulan sampai 18 bulan atau 24 bulan.

Hal ini juga serupa pada pertumbuhan gigi permanen di mana juga akan mengalami keterlambatan erupsi.

Dokter Gigi Anak, drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK menuturkan jika gigi baru lengkap saat berusia 15 tahun.

Baca juga: Apakah Terdapat Fungsi Lain dari Retainer? Begini Tanggapan drg. Ardiansyah S. Pawinru, Sp.Ort(K)

Pasalnya pada anak normal akan erupsi di usia 6 tahun atau 7 tahun.

Sedangkan pada anak-anak berkebutuhan khusus, gigi permanen bisa tumbuh pada saat usia 8 tahun.

2 dari 3 halaman

"Pada anak dengan berkebutuhan khusus mungkin tumbuhnya molor, mungkin umur 8 tahun baru keluar," jelasnya.

ilustrasi lidah anak berkebutuhan khusus, menurut drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK cenderung pecah-pecah
ilustrasi lidah anak berkebutuhan khusus, menurut drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK cenderung pecah-pecah (pixabay.com)

Tampilan lidah

Lidah pada anak berkebutuhan khusus juga cenderung berfisura atau pecah-pecah.

Kondisi ini menyebabkan makanan mudah menempel.

Oleh sebab itu, perlunya membersihkan lidah anak berkebutuhan khusus secara rutin.

Apabila tidak memiliki alat pembersih lidah bisa menggunakan sikat gigi yang bulunya sangat halus.

Baca juga: Dokter Sebut Prevalensi Terjadinya Vitiligo Dihubungkan dengan Tingkat Stres yang Dialami Seseorang

ilustrasi akar gigi anak berkebutuhan khusus, drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK sebut cenderung pendek
ilustrasi akar gigi anak berkebutuhan khusus, drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK sebut cenderung pendek (kompas.com)

Bentuk gigi

Pada anak berkebutuhan khusus bisa jadi memiliki akar gigi yang pendek.

Terkadang juga kehilangan gigi karena di bawah gigi susu tidak terdapat gigi permanen penggantinya.

Dokter menuturkan jika giginya lebih kecil dibandingkan dengan gigi yang lain.

3 dari 3 halaman

Gigi serinya juga bisa berbentuk seperti kerucut.

Baca juga: Ketahui Beberapa Hal yang Perlu Dihindari Setelah Operasi Hernia, Begini Ulasan dr. Muhammad Singgih

Penjelasan Dokter Gigi Anak, drg. Mega Moeharyono Puteri, Ph.D., Sp.KGA (K) - AIBK dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Jatim Official edisi 17 Maret 2022.

(Tribunhealth.com/Dhanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved