Breaking News:

Prof. Hinky: Seseorang yang Memiliki Komorbid Disarankan Konsultasi dengan Dokter Sebelum Vaksinasi

Pandemi covid-19 belum usai. Masyarakat diwajibkan untuk melakukan vaksinasi dengan tujuan mengurangi gejala dan resiko kematian saat terpapar covid.

freepik.com
ilustrasi vaksin covid pada seseorang yang memiliki komorbid 

TRIBUNHEALTH.COM - Selama pandemi Covid-19, masyarakat yang dalam kondisi sehat diwajibkan untuk melakukan vaksinasi.

Tetapi pada orang yang memiliki riwayat penyakit, komorbid, ataupun gangguan pada kesehatannya sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Tujuan dilakuka vaksinasi ialah mengurangi gejala pada penyitas covid, bahkan mengurangi resiko kematian.

Jika seseorang memiliki komorbid, misalkan tiroid Prof. Hinky menyampaikan bahwa pasien tersebut bukan berarti tidak boleh divaksinasi.

Tetapi pasien dengan komorbid tersebut harus dikendalikan atau dengan kata lain diobati terlebih dahulu.

Setelah melakukan pengobatan, maka pasien tersebut boleh divaksinasi.

ilustrasi vaksin covid pada seseorang yang memiliki komorbid
ilustrasi vaksin covid pada seseorang yang memiliki komorbid (freepik.com)

Baca juga: dr. Adnania Nareswari Sp.DV Paparkan Beberapa Penyebab Purging yang Perlu Dipahami

Pasien dengan komorbid hipertiroid memiliki kadar hormon yang tidak normal, maka disarankan untuk segera berobat ke dokter yang mendiagnosis dan mengobati kondisi tersebut.

Dengan demikian, pasien akan mendapatkan surat dari dokter yang merawat bahwa saat ini vaksinasi ditunda.

Bukan kontra indikasi tidak diperbolehkan vaksinasi.

Prof. Hinky menyampaikan, surat yang telah diberikan oleh dokter tersebut harus dibawa ke pos vaksinasi.

Sehingga petugas tidak akan melakukan vaksinasi jika sudah membawa surat keterangan dari dokter.

Barangkali surat keterangan dari dokter tersebut juga diperlukan salinan, untuk pos vaksinasi dan kantor tempat bekerja.

Baca juga: Gigi Berlubang yang Sering Berdarah Tergolong Aman Jika Dicabut Mandiri? Simak Tanggapan Dokter

Pasien juga harus membawa surat keterangan dari dokter yang menyatakan bahwa untuk saat ini vaksinasi ditunda karena pasien akan mendapatkan pengobatan selama berapa lama dan akan dievalusai oleh dokter terlebih dahulu.

Apabila kondisi hormon sudah normal, sangat disarankan untuk segera melakukan vaksinasi.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan Prof. Hinky Hindra Irawan Satari. Sebagai ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas Kipi). Selasa (8/2/2022)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved