Breaking News:

dr. Edward: Pasien Bergejala Covid-19 Cukup Konsumsi Obat untuk Meredakan Gejala

Seseorang yang terpapar covid-19 meskipun sudah sembuh terkadang masih mengalami gejala. Namun seiring berjalannya waktu gejala tersebut akan sembuh.

pixabay.com
ilustrasi konsumsi obat 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter Edward memberi penjelasan bahwa dalam literatur sekitar 40% pasien yang sembuh dari Covid-19 akan tetap bergejala.

Tetapi dengan seiring berjalannya waktu gejala tersebut perlahan-lahan akan membaik, bahkan akan hidup dengan tanpa gejala.

Gejala tersebut akan tetap ada tergantung dengan mediator-mediator inflamasi yang keluar, apakah masih bertahan dan menyisakan gejala pada paru-paru.

Walapun pasien sembuh dari Covid-19 tetapi bercak putihnya masih ada, kemungkinan besar pasien akan mengeluh batuk, dan berjalan sekitar 100m terasa sesak.

Hal tersebut dikarenakan kemampuan paru-paru belum begitu bagus dan masih dalam tahap recovery.

ilustrasi konsumsi obat
ilustrasi konsumsi obat (pixabay.com)

Baca juga: Benarkah Penggunaan Sabun Kewanitaan Sebabkan Vagina Kering? Begini Jawaban dr. Binsar Martin Sinaga

dr. Edward mengatakan bahwa pasien yang masih mengalami gejala Covid-19 tidak harus mengonsumsi obat, tetapi obat tersebut hanya untuk meredakan gejala.

Apabila gejala tersebut adalah batuk, maka diberikan obat batuk, dan jika demam akan diberikan obat demam.

Tetapi yang terpenting adalah supply makanan bergizi dan olahraga dirumah untuk mengendalikan kondisi fisik dari pasien setelah sembuh dari Covid.

Selain mengonsumsi obat yang penting, juga harus diterapkan dalam memperbaiki pola hidup dengan mengonsumsi makanan yang baik, dan berolahraga tentunya.

Flek pada paru-paru terbentuk karena adanya reaksi inflamasi yang terjadi ketika tubuh melawan virus Sars-Cov2.

Baca juga: Begini Cara Penanganan Jerawat, Menurut dr. Citra Anggraeny, M.Biomed (AAM)

Sehingga reaksi inflamasi tersebut menyebabkan hasil peperangan atau disebut dengan secret.

dr. Edward menyampaikan apabila secret ini bila dibaca dalam radiologi bisa berupa flek.

Hasil inflamasi berikutnya berupa Fibrotik, pada jaringan fibrotik ini elastisnya tidak terlalu kaku dan tidak membuat paru-paru menjadi kaku.

Dari hasil ini akan terbaca flek dalam radiologi.

Ini dikutip dari channel YouTube Tribun Health dan disampaikan oleh dr. Edward Pandu Wiriansya Sp.P(K). Seorang dokter spesialis pulmonologi & Respirasi (Paru). Jumat (26/8/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved