Breaking News:

Adanya Batu Empedu Bisa Menyebabkan Pembengkakan Organ Hati? Begini Penjelasan dr. Hasan Maulahela

Menurut dr. Hasan Maulahela, pembengkakan hati menyebabkan terjadinya pembesaran pada ukuran organ hati atau liver.

Healthline.com
Ilustrasi terjadinya pembengkakan hati akibat adanya batu empedu, dr. Hasan Maulahela sebut penyumbatan saluran empedu bisa ditangani dengan endoskopi 

TRIBUNHEALTH.COM - Cairan empedu diproduksi oleh hati dan disimpan di dalam kantung empedu.

Adanya cairan empedu berfungsi untuk membantu proses pencernaan lemak di usus halus.

Cairan empedu terbuat dari berbagai zat yang di antaranya adalah garam empedu yang mana sering disebut asam empedu, air, tembaga, kolesterol, serta pigmen.

Adanya batu empedu bisa menyebabkan penyumbatan di saluran empedu.

Penyumbatan yang terjadi dalam waktu lama akan mengganggu fungsi hati secara umum, sehingga bisa menyebabkan pembengkakan hati.

Baca juga: Siti Nadia Tarmizi Jelaskan Target Penerima Vaksin Booster: Di Atas 18 Tahun, Sudah Vaksin Dosis 2

ilustrasi batu empedu, menurut dr. Hasan Maulahela bisa menyebabkan pembengkakan hati
ilustrasi batu empedu, menurut dr. Hasan Maulahela bisa menyebabkan pembengkakan hati (freepik.com)

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroentero-Hepatologi, dr. Hasan Maulahela yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPATV program Ayo Sehat edisi 13 Januari 2022.

Pembengkakan hati menyebabkan terjadinya pembesaran pada ukuran organ hati atau liver.

Selain disebabkan adanya batu empedu, ternyata penyakit hepatitis juga menjadi salah satu faktor yang memicu pembengkakan hati atau liver.

Baca juga: Vitamin C Memiliki Fungsi untuk Pembentukan Kolagen, R. Radyan Yaminar, S.Gz Jelaskan Fungsi Lainnya

Dokter menuturkan jika terdapat pengobatan khusus untuk saluran empedu yang disebut endoskopi saluran empedu tanpa operasi yang bernama Endoskopic Retrograde Cholangiopancreatograpgy (ERCP).

Endoskopic Retrograde Cholangiopancreatograpgy (ERCP) adalah kombinasi dari pemeriksaan endoskopi dan foto.

Ilustrasi dilakukan persiapan endoskopi batu empedu, simak ulasan dr. Hasan Maulahela
Ilustrasi dilakukan persiapan endoskopi batu empedu, simak ulasan dr. Hasan Maulahela (Serambinews.com)
2 dari 2 halaman

Sehingga batu-batu yang berada di saluran empedu bisa dikeluarkan.

Namun prosedur ini hanya digunakan pada bagian saluran empedu saja.

Pada umumnya prosedur Endoskopic Retrograde Cholangiopancreatograpgy (ERCP) berlangsung selama 1-2 jam tergantung dari kondisi pasien dan tujuan Endoskopic Retrograde Cholangiopancreatograpgy (ERCP).

Sementara batu di kantung empedu, terapi terbaiknya adalah dilakukan tindakan operasi.

Baca juga: Iwan Ariawan Jelaskan Cara Antisipasi Penyebaran Varian Omicron di Indonesia

Ilustrasi operasi pengangkatan kantung empedu, simak penjelasan dr. Hasan Maulahela
Ilustrasi operasi pengangkatan kantung empedu, simak penjelasan dr. Hasan Maulahela (medan.tribunnews.com)

Baca juga: drg. Munawir Sarankan Rutin Kontrol Kesehatan Gigi dan Mulut baik Pengguna Gigi Tiruan Maupun Bukan

Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroentero-Hepatologi, dr. Hasan Maulahela dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube KOMPATV program Ayo Sehat edisi 13 Januari 2022.

(Tribunhealth.com/Dhianti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Selanjutnya
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved