Breaking News:

dr. Tan Bagikan Tips saat Anak Mulai MPASI, Kenalkan dengan Makanan Baru Sedikit demi Sedikit

dr. Tan memberi catatan adanya kemungkinan alergi saat anak pertama kali mengonsumsi makanan tertentu

jogja.tribunnews.com
Ilustrasi pemberian MPASI pada bayi 

TRIBUNHEALTH.COM - Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) merupakan tahapan yang penting dalam perkembangan anak-anak.

Terkait hal ini, dr. Tan Shot Yen memberikan penjelasan.

Ahli Gizi Komunitas itu menegaskan anak perlu diperkenalkan dengan makanan baru dalam porsi kecil dulu.

"Pada anak-anak kecil yang masih sangat muda, misal umut enam bulan tujuh bulan, baru pertama kali makan lalu dipertemukan dengan makanan yang "wow"," papar dr. Tan dikutip TribunHealth.com dari Malam Minggu Sehat Tribunnews.

"Ada yang mengatakan membuat MPASI menggunakan satu buah telur."

"Telur ini adalah benda asing loh buat anak yang biasanya pakai asi."

Baca juga: Ahli Gizi Menyampaikan Beberapa Prinsip Penting dalam Pemberian MPASI yang Tepat

Baca juga: dr. Tan Shot Yen Jelaskan Dampak Pemberian MPASI Instan, Anak Bisa Tak Mau Konsumsi Makanan Asli

ilustrasi mpasi untuk balita
ilustrasi mpasi untuk balita (nakita.grid.id)

Dalam hal ini, yang disorot dr. Tan Shot Yen adalah jumlah yang diberikan.

Menurutnya harusnye pemberian menggunakan prinsip desensitisasi.

Artinya, anak dikenalkan dengan berbagai makanan baru sedikit demi sedikit.

"Misalkan telurnya dikocok dulu, diambil sedikit satu sendok makan atau sendok teh, bukan satu butir telur."

2 dari 3 halaman

"Lalu kita campurkan ke dalam bubur sebelum di masak, lalu aduk sampai matang."

"Tambahi sayur, tambahi hati ayam, baru kita saring," jelasnya.

Baca juga: dr. Tan Shot Yen Jelaskan Manfaat Telur, Bisa Cegah Stunting jika Dikonsumsi Sejak MPASI

Baca juga: dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A Bagikan Tips Mengenai Pemberian MPASI yang Tepat pada Anak

ILUSTRASI MPASI
ILUSTRASI MPASI (tribunnews.com)

Jika anak tidak memiliki masalah pada 'perkenalan' pertama itu, barulah ibu menambah jumlahnya.

"Nah kali ini coba pakai dua sendok makan."

"Lama-lama anaknya bisa makan satu butir telur. Itu namanya desensitisasi," tandas dr. Tan.

Kendati demikian, dr. Tan memberi catatan adanya kemungkinan alergi yang diturunkan.

Jika memang anak alergi, diberi satu sendok pun sudah menimbulkan reaksi.

"Ya sudah, kalau ini sifatnya diturunkan ya lebih baik jangan diberi," pesannya.

"Kan Tuhan itu baik banget memberikan kita beraneka ragam makanan," pungkas dr. Tan.

Baca artikel lain soal kesehatan di sini.

3 dari 3 halaman

(TribunHealth.com/Nur)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved