Breaking News:

Kondisi Obesitas Bisa Meningkatkan Risiko Penyakit Liver, Simak Alasannya Menurut dr. Mustopa, Sp.PD

dr. Mustopa, Sp.PD paparkan jika penyakit metabolik dapat memengaruhi kondisi kelainan pada organ liver.

kompas.com
Ilustrasi seseorang yang obesitas, dr. Mustopa, Sp.PD ungkap bisa meningkatkan risiko penyakit liver 

TRIBUNHEALTH.COM - Obesitas adalah suatu kondisi dimana terjadi penumpukkan lemak berlebihan, sehingga membuat berat badan berada di atas rentang normal.

Pasalnya obesitas menyebabkan seseorang berisiko berlipat ganda terkena penyakit liver, yakni non alcoholic fatty liver disease (NAFLD) atau perlemakan hati.

Kandungan lemak yang tinggi di dalam tubuh bisa menyebabkan penumpukkan lemak yang berlebih di sel-sel hati.

Baca juga: Apakah Terdapat Suplemen Pemutih dengan Bahan Alami? Begini Ulasan R. Radyan Yaminar, S.Gz

Namun berat badan berlebih juga perlu dipastikan dengan menghitung indeks massa tubuh (IMT).

Selain itu juga perlu diperiksa kondisi metabolisme tubuh pasien.

ilustrasi kondisi obesitas, menurut dr. Mustopa, Sp.PD
ilustrasi kondisi obesitas, menurut dr. Mustopa, Sp.PD menyebabkan penumpukkan lemak yang berlebih di sel-sel hati(kompas.com)

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Mustopa, Sp.PD yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 08 Januari 2021.

Dokter perlu mengetahui penyakit metabolik yang menyertai seperti diabetes, hipertensi atau kolesterol yang tinggi.

Penyakit metabolik dapat memengaruhi kondisi kelainan pada organ liver.

Lemak berlebih dapat memicu kondisi perlemakan liver.

Baca juga: R. Radyan Yaminar, S.Gz Beberkan Beberapa Kandungan yang Terdapat dalam Suplemen Pemutih

Ilustrasi mengalami penyakit liver, begini penjelasan dr. Mustopa, Sp.PD
Ilustrasi mengalami penyakit liver, begini penjelasan dr. Mustopa, Sp.PD (Freepik.com)

Akan tetapi tidak menutup kemungkinan seseorang yang tidak mengalami obesitas pun juga bisa mengalami penyakit liver.

Jika perlemakan hati tidak segera ditangani, bisa berkembang menjadi sirosis yang ditandai dengan perut membesar akibat penuh dengan cairan, penyakit kuning di kulit dan mata, serta pendarahan abnormal.

Oleh sebab itu, sangat penting untuk menjaga berat badan tetap normal sehingga bisa terhindar dari berbagai macam penyakit.

Baca juga: Menurut Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP Tak Ada Waktu Tertentu Kapan Gigi Tiruan Harus Diganti

Profil dr Mustopa, Sp. PD.
Profil dr Mustopa, Sp. PD. (Dok. pribadi dr Mustopa, Sp. PD.)

Baca juga: dr. Ni Wayan Sebut Perawatan Rambut Rontok Akan Mendapatkan Hasil Bagus dengan Adanya Baby Hair

Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Mustopa, Sp.PD dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 08 Januari 2021.

(Tribunhealthc.com/Dhianti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved