Breaking News:

Kanker Prostat Tak Tunjukkan Gejala pada Tahap Awal, Waspada jika Mulai Rasakan Kondisi Berikut

Berikut ini berbagai gejala kanker prostat yang patut diwaspadai, segera konsultasi dokter

pixabay.com
ilsutarsi laki-laki yang mengalami gangguan prostat 

TRIBUNHEALTH.COM - Menurut NHS, kanker prostat biasanya berkembang sangat lambat, dan orang yang mengalaminya dapat hidup selama beberapa dekade tanpa gejala.

Akibatnya, orang tersebut mungkin tidak mendeteksinya hingga mulai menyebar ke area lain.

Menurut Macmillan Cancer Support, menyebut kanker saat mulai menyebar akan mempengaruhi kaki.

Akibatnya, penyakit tersbut dapat menyebabkan mati rasa atau kesemutan di kaki, dilansir TribunHealth.com dari Express.co.uk, Kamis (13/1/2022).

"Jika Anda melihat gejala-gejala ini, Anda harus segera menghubungi dokter Anda - bahkan di akhir pekan atau selama masa liburan," saran badan kesehatan itu.

Baca juga: dr. Johannes Beberkan Kondisi Prostat Akan Melemah Semakin Bertambahnya Usia

Baca juga: dr. Rizki Muhammad Ihsan: Pembesaran Kelenjar Prostat yang Tak Ditangani Memicu Sejumlah Komplikasi

Ilustrasi konsultasi dengan dokter dalam mencegah kanker prostat
Ilustrasi konsultasi dengan dokter dalam mencegah kanker prostat (GridHEALTH.id)

"Jika Anda tidak dapat menghubungi dokter umum atau dokter kanker Anda, Anda harus pergi ke unit gawat darurat terdekat."

Gejala umum meliputi:

  • Ingin buang air kecil lebih sering, sering di malam hari
  • Perlu buru-buru ke toilet
  • Kesulitan untuk mulai buang air kecil
  • Mengejan atau butuh waktu lama saat buang air kecil
  • Aliran (kencing) lemah
  • Merasa kandung kemih Anda belum dikosongkan sepenuhnya
  • Darah dalam urin atau darah dalam air mani.

Baca juga: dr. Rizki Muhammad Ihsan Sp.U Ungkap Jika Pembesaran Kelenjar Prostat Bersifat Natural dan Alamiah

Baca juga: Komplikasi Gangguan Prostat Bisa Sebabkan Terjadinya Hernia atau Turun Berok, Simak Ulasan dr. Rizki

ilustrasi kesehatan prostat
ilustrasi kesehatan prostat (freepik.com)

Gejala-gejala tersebut tidak selalu mengindikasikan kanker prostat.

Karenanya penting untuk berkonsultasi dengan dokter.

"Banyak pria mengalami pembesaran prostat seiring bertambahnya usia karena kondisi non-kanker yang disebut pembesaran prostat jinak," kata NHS Inggris

Meskipun demikian, "jika Anda memiliki gejala yang mungkin disebabkan oleh kanker prostat, Anda harus mengunjungi dokter umum", saran kesehatan tubuh.

Siapa yang berisiko?

Ilustrasi diagnosis kanker prostat
Ilustrasi diagnosis kanker prostat (health.kompas.com)

Baca juga: dr. Rizki: Pertambahan Usia Menjadi Salah Satu Faktor yang Meningkatkan Terjadinya Kanker Prostat

Baca juga: Peluang Hidup Penderita Kanker Prostat Bergantung pada Stadium, Penting untuk Lakukan Deteksi Dini

Tidak diketahui secara pasti apa yang menyebabkan kanker prostat, meskipun beberapa hal dapat meningkatkan risiko terkena kondisi tersebut.

Tetapi memiliki faktor risiko tidak berarti seseorang pasti akan terkena kanker prostat.

Risikonya mengembangkan kondisi tersebut tergantung pada banyak hal.

Cancer Research UK menjelaskan: "Kanker prostat lebih sering terjadi pada pria yang lebih tua. Kanker prostat paling sering terjadi pada pria berusia 75 hingga 79 tahun."

Menurut badan amal tersebut, kanker prostat lebih sering terjadi pada pria kulit hitam Afrika daripada pria kulit putih.

Sementara itu, kondisi ini justru paling jarang terjadi pada pria Asia.

"Risiko Anda terkena kanker prostat lebih tinggi jika Anda memiliki kerabat dekat, seperti saudara laki-laki atau ayah, yang pernah menderita kanker prostat," kata badan kesehatan itu.

"Beberapa gen yang diturunkan dapat meningkatkan risiko kanker prostat. Gen yang diwariskan ini jarang terjadi dan hanya menyebabkan sejumlah kecil kanker prostat."

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved