Breaking News:

Manfaat Botox Bagi Dunia Kesehatan Tak hanya Mengatasi Kerutan, Simak Ulasan dr. Vonny

Banyak masyarakat yang tertarik untuk melakukan suntik botox agar kulit lebih kencang. Botox akan disuntikkan pada otot agar otot tersebut lebih rilex

stylo.grid.id
ilsutrasi suntik botox 

TRIBUNHEALTH.COM - Botox adalah sebuah singkatan dari Botolinum Toxin.

Botox sendiri adalah sebuah suntikan yang dimasukkan atau disuntikkan ke dalam otot dan bertujuan agar otot yang disuntik tersebut lebih rilex.

Ketika otot lebih rilex, maka gerakan-gerakan otot yang disuntik tidak akan menimbulkan kerutan.

Sebagai contoh, saat menggerakkan alis akan terjadi kerutan-kerutan di sekitar dahi, dan ketika tersenyum terjadi kerutan di sekitar mata.

Kerutan tersebut terjadi karena adanya kontraksi otot.

Botox sangat diminati masyarakat karena penyuntikannya hanya sebentar, tidak menyakitkan, dan hasilnya cepat dilihat.

Baca juga: Kenali Penyakit Pitted Keratolystis, Munculnya Lubang-lubang pada Permukaan Kulit

Sehingga saat menggerakkan alis ataupun tersenyum tidak akan terjadi kerutan.

Berdasarkan fungsi kerja botox yakni merilexkan otot, selain untuk kerutan, botox juga diminati masyarakat untuk meniruskan pipi untuk kasus pasien yang memiliki otot rahang besar.

dr. Vonny menyampaikan bahwa di dunia kedokteran umumnya botox juga banyak digunakan oleh dokter spesialis saraf untuk kasus Ptosis.

Kasus Ptosis adalah kejadian mata yang turun sebagian dan tidak terjadi keseimbangan antara pipi kanan dan pipi kiri.

Baca juga: Waspada, Usia Remaja Beresiko Lebih Besar Mengalami Infeksi Menular Seksual

Selain itu, pada kasus saraf seperti kerusakan otot saraf juga bisa disuntik menggunakan botox agar pipi kanan dan pipi kiri terlihat lebih seimbang.

Fungsi dari botox tidak hanya menghilangkan kerutan saja, tetapi didunia kedokteran botox juga digunakan oleh dokter-dokter spesialis saraf.

dr. Vonny menyampaikan bahwa banyak kesalahapahaman atau ketidaktahuan dari pasien mengenai fungsi botox.

Seringkali ditemui perempuan-perempuan yang ingin meniruskan pipi dengan suntik botox.

Tidak semua pasien dapat meniruskan pipi harus dengan suntikan botox.

Dokter akan mengevaluasi penyebab pipi pasien yang kurang tirus.

Baca juga: Dr. drg. Munawir H. Usman: Penggunaan Gigi Tiruan Dianjurkan saat Seluruh Gigi Permanen Sudah Tumbuh

dr. Vonny menegaskan bahwa pasien yang bisa disuntik botox untuk meniruskan pipi hanya pasien yang memang mempunyaki rahang besar.

Apabila pasien tidak memiliki rahang yang besar namun ingin meniruskan pipi, kemungkinan lemak pipi tergolong banyak.

Pada kasus tersebut bukan tindakan suntik botox yang dilakukan tetapi penyuntikan lemak di area pipi.

Pasien yang memiliki proporsi dagu kurang panjang dibandingkan dengan bentuk wajah, berarti koreksi dengan filler dagu bukan suntik botox.

dr. Vonny menyampaikan bahwa suntik botox belum tentu meniruskan.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung bersama dengan dr. Vonny Ovia R, Sipl. CIBTAC. Senin (10/1/2022)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved