Breaking News:

Berikut Ini Komplikasi yang Dapat Terjadi Akibat Kanker Kulit Melanoma, Begini Kata dr. Desidera

dr. Desidera jelaskan kanker melanoma yang tidak segera diberikan pengobatan dapat menyebabkan komplikasi pada organ lainnya.

batam.tribunnews.com
Ilustrasi kanker kulit melanoma 

TRIBUNHEALTH.COM - Salah satu jenis kanker kulit yang berbahaya dan bisa menyebabkan komplikasi adalah kanker melanoma.

Melanoma merupakan kanker kulit yang berasal dan berkembang dari melanosit.

Melanosit ialah sel pigmen kulit yang berfungsi untuk menghasilkan melanin, yaitu pigmen yang menghasilkan warna kulit pada manusia.

Melanin bekerja untuk menyerap sinar ultraviolet dan melindungi dari kerusakan kulit.

Kanker jenis melanoma ini ditandai dengan adanya bintik kecoklatan yang berasal dari tahi lalat, baik tahi lalat yang sudah ada sebelumnya maupun tahi lalat yang baru.

Tahi lalat tersebut memiliki bentuk yang tidak simetris, mudah berdarah, dan mengarah keganasan.

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Desidera Husadani, Sp.DV menjelaskan mengenai komplikasi pada kanker kulit melanoma dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video.

Baca juga: Masuk Kategori Berbahaya, dr. Arini Widodo Jelaskan Ciri dan Pengobatan Kanker Melanoma

ilustrasi mengalami kanker kulit melanoma
ilustrasi mengalami kanker kulit melanoma (kompas.com)

dr. Desidera menjelaskan kanker melanoma yang tidak segera diberikan pengobatan dapat menyebabkan komplikasi pada organ lainnya.

Pasalnya kanker jenis melanoma adalah jenis kanker yang dapat menyebar dengan cepat dibandingkan jenis kanker lainnya.

Gejala awal kanker ini tidak terlihat karena hanya berbentuk benjolan atau tahi lalat saja.

Sehingga banyak orang yang tidak memahami jika benjolan atau tahi lalat tersebut merupakan jenis kanker kulit.

Kondisi ini yang dibiarkan dapat memicu terjadinya komplikasi pada organ lain.

Kanker melanoma berawal dari kulit dengan benjolan atau tahi lalat yang bisa menyebar ke kelenjar getah bening.

Menurut dr. Desidera, kanker melanoma yang sudah mengenai kelenjar getah bening, dapat menyebar ke organ lainnya seperti organ paru-paru dan liver.

Ketika kanker sudah mengenai organ kelenjar getah bening, paru-paru, hingga liver, maka kanker tersebut sudah memasuki stadium lanjut yaitu stadium 3 atau 4.

Baca juga: Dokter Bagikan Tips Hindari Melanoma, Hindari Paparan Sinar Matahari Secara Langsung

ilustrasi mengalami kanker kulit melanoma
ilustrasi mengalami kanker kulit melanoma (kompas.com)

dr. Desidera memaparkan jika kanker melanoma sudah mengalami komplikasi, akan muncul gejala lain.

Misalnya kanker tersebut mengenai paru-paru, dapat menimbulkan sesak napas, jika mengenai liver dapat memicu terjadinya mual dan kembung.

Namun jika kanker melanoma dalam tahap awal, gejala yang muncul hanyalah benjolan atau tahi lalat saja dan tidak ada gejala sakit lainnya.

Karena gejala susah dikenali, banyak orang yang terlambat mendapatkan penanganan kanker kulit melanoma tersebut.

Sehingga disarankan jika memiliki tahi lalat yang lama-kelamaan menyebar, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter.

Penjelasan ini disampaikan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Desidera Husadani, Sp.DV dalam tayangan YouTube Tribun Lampung News Video pada 07 Oktober 2021.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/IR)

Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved