Breaking News:

Bagian Bibir Atas yang Tidak Rapat Bisakah Dikatakan Sumbing? Simak Penjelasan drg. Yossi

Bibir sumbing merupakan celah pada langit-langit bibir yang diderita sejak lahir.

sehatq
ilustrasi anak yang mengalami bibir sumbing 

TRIBUNHEALTH.COM - Bibir sumbing merupakan suatu kelainan yang diderita sejak lahir.

Bayi lahir dengan kondisi terdapat celah pada bibir bisa dikatakan bibir sumbing, baik celah tersebut pada satu sisi atau dua sisi, atau celah hanya melibatkan bibirnya saja atau melibatkan gusi dan langit-langitnya.

Seseorang yang menderita celah pada bibir sejak lahir sudah pasti dikatakan bibir sumbing.

Salah satu ciri khas dari bibir sumbing terkadang adalah salah satu kelainan dari kelainan lainnya, tetapi tidak selalu.

Terdapat suatu penyakit syndrome tertentu seperti syndrome Teacher collins dan syndrome Pierre robin sequence, bisanya celah bibir dan langit-langit atau bahkan keduanya merupakan kelainan pada syndrom tersebut.

ilustrasi anak yang mengalami bibir sumbing
ilustrasi anak yang mengalami bibir sumbing (sehatq)

Baca juga: drg. Anastasia Sebut Penambalan Gigi Dapat Memicu Kejadian Trauma Jaringan Lunak Rongga Mulut

drg. Yossi menyarankan jika anak mengalami celah bibir sejak lahir, sebaiknya diperiksa secara umum karena ditakutkan mengalami kelainan lain.

Tetapi apabila tidak mengalami kelainan lain hanya karena celah bibir, celah langit-langit atau celah bibir dan langit-langit maka tidak akan menjadi masalah.

Tanda-tanda lain seseorang mengalami syndrome tertentu seperti syndrome Pierre robin sequence atau celah langit-langit terkadang anak-anak dengan Pierre robin sequence tidak menderita celah bibir tetapi menderita celah langit-langit, menderita rahang kecil atau Micrognati.

Micrognati adalah ukuran rahang yang kecil daripada ukuran umumnya, sehingga jika dilihat profil wajah dari samping terlihat sedikit lancip dan disebut dengan Bird face.

Baca juga: Ketahui Prosedur Pemasangan Gigi Palsu Menurut Dr. drg. Munawir H. Usman, SKG., MAP

Lidah berukuran lebih besar atau disebut dengan Makroglosia, saluran nafas lebih kecil sehingga pada pasien tersebut dokter akan mendahulukan peservasi saluran nafas.

drg. Yossi menyampaikan tujuan dari mendahulukan perservasi saluran nafas adalah ketika hendak mengoperasi celah langit-langitnya justru memperburuk kondisi saluran nafas.

Klasifikasi celah bibir dibagi antara satu sisi dengan dua sisi.

Celah bibir satu sisi disebut dengan Unilateral, tetapi jika celah bibir pada dua sisi disebut dengan Bilateral.

drg. Yossi menyampaikan bahwa terdapat kelainan celah hanya mencakup sebagian bibir disebut dengan Incomplete.

Baca juga: Jangan Alergi ke Dokter Gigi, Simak Pesan drg. Ummi Kalsum, MH.Kes.,Sp.KG

Terdapat celah yang mencakup seluruhnya hingga hidung terbelah disebut dengan Complete.

Terkadang celah bibir disertai dengan celah langit-langit dan celah pada gusi.

Dengan tingkatan celah bibir yang berbeda, maka penanganan dilakukan sesuai dengan kebutuhannya.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Timur bersama dengan drg. Yossy Yoanita Ariestiana, Sp.BM. Seorang dokter gigi spesialis bedah mulut. Kamis (24/9/2020)

(Tribunnews.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved