Breaking News:

Simak Beberapa Alasan Seseorang Mengambil Keputusan Childfree Menurut Psikolog

Beberapa pasangan suami istri memilih untuk childfree. Childfree adalah keadaan sepasang suami istri yang memutuskan untuk tidak memiliki keturunan.

freepik.com
ilustrasi sepasang suami istri yang memutuskan untuk childfree 

TRIBUNHEALTH.COM - Childfree adalah keadaan sepasang suami istri yang memutuskan untuk tidak memiliki keturunan.

Alasan sepasang suami istri memilih childfree karena merasa kurang mampu untuk mendidik anak, trauma masa kecil, dan lebih mementingkan karir.

Seseorang yang memilih childfree karena trauma masa kecil kemungkinan saat mereka masih anak-anak sudah mengalami kesusahan atau sering mendapat pukulan dari orangtuanya, bahkan karena perceraian orangtua.

Ketika masa anak-anak seseorang tersebut merasa tidak diurus atau dirawat dengan baik oleh kedua orangtua, sehingga hal tersebut menjadi luka secara psikologis.

ilustrasi sepasang suami istri yang memutuskan untuk childfree
ilustrasi sepasang suami istri yang memutuskan untuk childfree (freepik.com)

Baca juga: Pasien Covid-19 yang Tidak Tercukupi Asupan Nutrisi Beresiko Menambah Keparahan Penyakit

Akhirnya ketika sudah dewasa, seseorang tersebut merasa khawatir apabila memiliki katurunan akan memperlakukan hal yang sama terhadap anaknya.

Mungkin seseorang tersebut merasa khawatir menjadi emosional, dan menjadi tempramental, sehingga memutuskan untuk tidak memiliki keturunan atau childfree.

Adib Setiawan sebagai psikolog mengtakan bahwa seseorang yang memilih childfree bukanlah orang yang egois, tentu saja hal ini sudah dibicarakan dengan pasangan.

Hanya saja manusia termasuk makhluk yang sering berubah-ubah, dalam arti pandangan kita hari ini belum tentu akan sama dengan pandangan besok.

Dalam hitungan hari ataupun hitungan tahun bisa saja pandangan setiap manusia mengalami perubahan.

Baca juga: Apakah Hasil Penggunaan Clear Aligner dan Kawat Gigi Tergolong Sama? Begini Jawaban drg. Farra

Artinya bisa saja apa yang diputuskan saat ini, maka bisa saja mengalami penyesalan pada beberapa tahun mendatang.

Adib Setiawan sebagai psikolog menyampaikan bahwa seseorang yang belum merasakan penyesalan tentunya masih merasa senang-senang saja, karena rasa penyesalan akan muncul setelah bertahun-tahun.

Seseorang yang mengambil keputusan childfree belum tentu merasa menyesal dalam beberapa tahun mendatang karena hal tersebut tergantung dengan kepribadian masing-masing individu.

Kemungkinan besar keputusan childfree di Indonesia hanya sementara saja, tetapi berbeda dengan kehidupan barat secara budaya sudah berbeda.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Health bersama dengan Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi. Seorang psikolog keluarga dan pendidikan anak. Sabtu (11/9/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved