Breaking News:

Alami Resistensi Insulin dan Pradiabetes? Berikut Ini Tips untuk Kontrol Gula Darah

Pada kondisi pradiabetes, kadar gula darah perlu dikontrol agar tak menjadi diabetes

Freepik.com
Ilustrasi cek gula darah 

TRIBUNHEALTH.COM - Resistensi insulin merupakan kondisi yang bisa menciptakan pradiabetes.

Tahap tersebut merupakan peringatan sebelum benar-benar menjadi diabetes.

Jika seseorang memiliki pradiabetes, mungkin dapat mencegah kondisi tersebut berkembang menjadi diabetes dengan beberapa perilaku yang meningkatkan kesehatan.

Dilansir TribunHealth.com dari Healthline, berikut ini sejumlah hal yang bisa dilakukan.

Baca juga: Penderita Diabetes Memerlukan Perhatian Khusus Saat Menjalankan Puasa

Baca juga: Punya Rasa Manis, Amankah Penderita Diabetes Konsumsi Buah Mangga Segar?

ilustrasi diabetes
ilustrasi diabetes (health.kompas.com)
  • Berusahalah untuk memasukkan olahraga sebagai bagian dari rutinitas harian, sebaiknya lakukan dalam 30 menit setidaknya 5 hari seminggu.
  • Cobalah makan makanan yang kaya nutrisi dan seimbang sesering mungkin.
  • Jika memiliki kelebihan berat badan, pertimbangkan untuk menurunkan berat badan — bahkan mengurangi berat badan meski hanya dengan 7 persen dapat membantu menurunkan risiko terkena diabetes.
  • Membuat pilihan gaya hidup yang menunjang kesehatan adalah cara terbaik untuk membantu mendapatkan kadar glukosa darah dalam kisaran yang diinginkan.

Faktor risiko

ilustrasi tipe kencing manis atau diabetes
ilustrasi tipe kencing manis atau diabetes (pontianak.tribunnews.com)

Baca juga: Perbedaan Diabetes Tipe 1, Tipe 2, dan Gestasional

Baca juga: 3 Fakta Diabetes Tipe 2, Belum Ada Obatnya dan Banyak Terjadi pada Usia Dewasa Muda

Empat tips itu penting untuk dilakukan.

Terlabih lagi bagi mereka yang memiliki faktor risiko resistensi insulin.

Dokter mungkin merekomendasikan pengujian pada usia yang lebih muda jika memiliki faktor risiko tersebut.

Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

  • memiliki gaya hidup yang tidak banyak bergerak, atau tidak aktif
  • memiliki kadar HDL (kolesterol baik) yang rendah atau kadar trigliserida yang tinggi
  • memiliki orang tua atau saudara dengan diabetes
  • memiliki tekanan darah tinggi (140/90 mm Hg atau lebih)
  • memiliki gejala pradiabetes
  • didiagnosis dengan diabetes gestasional (kondisi sementara yang menyebabkan diabetes hanya saat hamil)
  • memiliki bayi dengan berat lebih dari 9 pon
  • mengalami stroke.

Anak-anak dan remaja berusia 10 hingga 18 tahun juga dapat mengambil manfaat dari skrining diabetes jika mereka memiliki kelebihan berat badan dan memiliki dua atau lebih faktor risiko diabetes di atas.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved