Breaking News:

Infeksi Jamur yang Tak Segera Diatasi Bisa Menyebabkan Kematian, Begini Ulasan dr. Halim Perdana

Menurut dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV infeksi jamur pada kulit yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan sepsis.

Tribun Manado
Ilustrasi seorang wanita terinfeksi jamur kulit, dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV sebut bisa ditularkan dari hewan, tumbuhan hingga antar manusia 

TRIBUNHEALTH.COM - Jamur kulit ialah jamur yang dapat hidup dan berkembang biak di kulit serta menginfeksi kulit.

Umumnya infeksi jamur kulit terjadi pada area kulit yang lembab seperti lipatan kulit, contohnya yakni ketiak, sela-sela jari, lipat paha hingga area intim.

Jamur termasuk organisme yang bisa hidup di tanah, udara, air hingga tubuh manusia.

Baca juga: dr. Muhammad Fiarry Fikaris Bagikan Tips Memilih Skincare yang Tepat Sesuai Kebutuhan Wajah

Sebenarnya sebagian jamur tidak berbahaya bagi manusia.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 01 Januari 2021.

Ilustrasi infeksi penyakit kulit, dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV  sebut dalam kondisi parah menyebabkan seseorang kehilangan nyawa
Ilustrasi infeksi penyakit kulit, dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV sebut dalam kondisi parah menyebabkan seseorang kehilangan nyawa (Tribun Bali - Tribunnews.com)

Kendati demikian sebagian lainnya dapat berkembang biak lebih cepat pada area tubuh manusia dan menyebabkan infeksi.

Infeksi jamur pada kulit yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan sepsis.

Dokter memaparkan jika jamur yang menyebabkan sepsis bila tidak teratasi bisa menyebabkan suatu kematian.

Baca juga: Bronkiolitis Dapat Sebabkan Batuk pada Anak, Bisa Pakai Madu untuk Legakan Tenggorokan

Hal ini lantaran pada saat terjadi sepsis seseorang akan mengalami demam yang tinggi, apabila tidak ditangani dengan tepat dan intensif maka dampak yang ditimbulkan adalah menyebabkan seseorang kehilangan nyawa.

Menurut dr. Halim nfeksi jamur bisa menular, penularannya bisa dari hewan, tumbuhan hingga antar manusia.

Ilustrasi infeksi jamur pada kulit, begini ulasan dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV
Ilustrasi infeksi jamur pada kulit, begini ulasan dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV (m.tribunnews.com)

Akan tetapi yang paling rentan adalah penularan dari hewan yang terinfeksi jamur.

Proses penularannya adalah dengan cara kontak langsung dengan hewan, tumbuhan atau manusia yang terinfeksi oleh jamur.

Baca juga: 4 Penyebab Batuk pada Anak, Mulai dari Pilek Biasa hingga Infeksi Covid-19

Dokter menuturkan jika rentan waktunya tidak bisa dipastikan, hal ini karena tergantung dari imunitas seseorang.

Baiknya setiap orang melakukan pencegahan karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Profil dr. Halim Perdana Kusuma, Sp. DV.
Profil dr. Halim Perdana Kusuma, Sp. DV. (Do. pribadi dr. Halim Perdana Kusuma, Sp. DV)

Baca juga: Kondisi yang Tidak Dianjurkan dalam Pemasangan Veneer, Simak Pesan dari drg. Ummi Kalsum

Penjelasan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dr. Halim Perdana Kusuma, Sp.DV dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 01 Januari 2021.

(Tribunhealth.com/Dhianti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved