Breaking News:

Apakah Penderita Hepatitis Boleh Vaksin Covid-19? Ini Kata dr. Kaka Renaldi, Sp.PD-KGEH

Berikut ini simak penjelasan dr. Kaka Renaldi, Sp.PD-KGEH mengenai vaksinasi Covid-19 pada penderita Hepatitis.

Pexels.com
Ilustrasi vaksinasi Covid-19-Simak penjelasan dr. Kaka Renaldi, Sp.PD-KGEH mengenai vaksinasi Covid-19 pada penderita Hepatitis. 

TRIBUNHEALTH.COM - Vaksinasi Covid-19 hingga saat ini masih terus digencarkan oleh pemerintah Indonesia.

Mengingat, vaksin dianggap sebagai salah satu cara efektif dalam melindungi diri dari penularan Covid-19.

Namun apakah pasien yang menderita hepatitis dipebolehkan melakukan vaksinasi?

Baca juga: Mengenal Gejala dan Penyebaran Hepatitis A, Bisa Menular Melalui Hubungan Seksual?

Dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterohepatologi, dr. Kaka Renaldi, Sp.PD-KGEH memberikan tanggapannya.

Menurut penjelasannya, pasien dengan kondisi hepatitis dinyatakan aman melakukan vaksinasi Covid-19.

"Tidak ada masalah untuk vaksin Covid-19," ujar Kaka.

Ilustrasi sakit hepatitis
Ilustrasi sakit hepatitis (Freepik)

Bahkan, vaksinasi ini harus dilakukan oleh penderita hepatitis, karena bermanfaat sebagai protektif.

Baca juga: Cara Pencegahan Penyakit Liver yang Perlu Diketahui dari dr. Kaka Renaldi, Sp.PD-KGEH

Mengingat pasien dengan hepatitis memiliki tingkat imunitas yang cenderung lebih rendah.

Sehingga harus mendapatkan vaksin Covid-19 agar tidak tertular penyakit yang lain.

Penanganan Hepatitis

Kaka menuturkan penanganan pada penyakit hepatitis harus melalui pola hidup yang sehat.

Bila memiliki kebiasaan mengonsumsi alkohol dan merokok, harus segera dihentikan.

Ilustrasi rokok dan alkohol
Ilustrasi rokok dan alkohol (freepik.com)

Serta tak lupa untuk menghindari makanan yang berlemak.

Bila suatu waktu sudah terindikasi, maka dokter akan memberikan obat antivirus.

Sejumlah cara di atas harus dilakukan, terlebih pada pasien yang menderita Hepatitis B dan C.

Baca juga: Infeksi Virus Hepatitis Hingga Konsumsi Obat-obatan Bisa Sebabkan Liver Mengalami Gangguan

Lantaran jenis hepatitis tersebut tergolong dengan kondisi yang kronis dan menetap pada liver.

Sehingga bila daya tahan tubuh si pasien sedang menurun, berpotensi akan mengalami kekambuhan.

Ilustrasi dokter memberikan pemeriksaan kepada pasien
Ilustrasi dokter memberikan pemeriksaan kepada pasien (Freepik.com)

"Meskipun virusnya sudah dinyatakan undetected, tapi sebenarnya masih ada virusnya disitu."

"Nanti ketika daya tahan tubuh kita turun atau lemah, nah itu bisa keluar lagi," papar Kaka.

Baca juga: Waspada Gejala-gejala Hepatitis B, Penyakit yang Menyerang Organ Hati

Penjelasan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Gastroenterohepatologi, dr. Kaka Renaldi, Sp.PD-KGEH ini dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, Rabu (15/12/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved